Senin, 21 Mei 2012 | 20:15 WIB
Follow Us: Facebook twitter
CPO Indonesia Diboikot
Wow, SBY 'Melawan' Amerika
Headline
inilah.com
Oleh: Laela Zahra
nasional - Kamis, 23 Februari 2012 | 11:34 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Sungguh di luar dugaan, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berani menunjukkan sikap tegas dan perlawanan terhadap Amerika Serikat (AS).

SBY menilai kebijakan pemerintah AS memboikot minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) sebagai kebijakan yang tidak adil.

Bahkan SBY meminta para duta besar dan diplomat yang bertugas di negara-negara sahabat khususnya di AS, untuk terus membuka jalur perekonomian dalam bidang investasi atau ekspor CPO.

"Harus bisa melakukan perjuangan untuk melindungi produk Indonesia yang menurut saudara ini tidak fair, sangat tidak fair. Unfair kalau tiba-tiba Indonesia tidak boleh berkebun kelapa sawit, tidak boleh menjual kelapa sawit, padahal itu menyangkut hajat hidup rakyat kita," kata SBY di hadapan para duta besar Indonesia untuk negara asing, di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (23/2/2012).

Alasan pemerintah AS memboikot CPO karena Indonesia tak menjaga kelestarian lingkungan hidup dibantah tegas oleh SBY. Presiden menegaskan bahwa Indonesia selalu mengikuti aturan internasional dalam menjaga lingkungan.

"Indonesia diminta jangan merusak lingkungan, harus memathi aturan internasional, yes! Saya dukung itu, bahwa dalam usaha perkebunan semua kita ikuti, kita juga ingin lingkungan kita selamat, kita juga tidak ingin terjadi kerusakan lingkungan," kata SBY. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.