Senin, 21 Mei 2012 | 20:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polri Sulit Sidik Korupsi Kemendikbud & Kemenkes
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: sumitro
nasional - Kamis, 23 Februari 2012 | 10:47 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Kabareskrim) Polri Komjen Sutarman kesulitan mencari barang bukti kasus korupsi di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Dalam hal ini penyidik kesulitan dalam menghitung besaran kerugian negara dua kasus tersebut. "Barang bukti, jadi kami harus menghitung kerugian negara. Kami juga ketergantungan dengan aparat lain khususnya BPK. Kan kami mulainya harus dari situ," ujarnya di Gedung DPR, Kamis (23/2/2012).

Polri, lanjut Sutarman, menginginkan kasus ini cepat selesai. Namun, karena ada ketergantungan dengan instansi lain, BPK, penyidik dikesankan lambat dalam mengungkapnya.

Disinggung nama-nama calon tersangka, Sutarman menegaskan belum akan mengumumkannya. Namun, ia mengatakan, penyidik dalam waktu dekat ini akan menaikkan perkara tersebut ke penyidikan.

"Saya belum mengumumkan itu, ada beberapa yang akan kami segera naikkan ke penyidikan. Karena ada beberapa kasus korupsi, belasan kasus korupsi, yang akan kami naikkan ke penyidikan. Dalam waktu singkat ini akan kami sampaikan," tambah Sutarman. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.