Senin, 21 Mei 2012 | 20:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Transaksi Mencurigakan DPR
Banggar Tantang PPATK Laporkan 2.000 Transaksi
Headline
Oleh: Ajat M Fajar
nasional - Kamis, 23 Februari 2012 | 10:45 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Tamsil Linrung meminta kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk segera menyerahkan 2.000 transaksi mencurigakan anggota DPR ke KPK.

Tamsil menilai dengan cara menyampaikan hasil analisis ini, nantinya tidak ada lagi kegaduhan di media tentang siapa pemilik rekening yang transaksinya mencurigakan itu.

"Ya bisa jadi (banyak anggota Banggar nya) saya tidak tahu. Makanya, tidak usah diwacanakan. Sudah, mana itu 2.000 itu (transaksi) langsung proses. Laporkan ke KPK, daripada begini-begini terus kan, ya cuma ramai di media. Proses saja," ujar Tamsil di Gedung DPR, Senayan, Kamis (23/2/2012).

Tamsil mengaku sebelum PPATK menyampaikan 2.000 transaksi mencurigakan ke media, dirinya sudah mengetahui hal itu, sebab laporan 2.000 transaksi mencurigakan itu sudah lama. "Itu kan dari dulu sudah ada soal 2.000 (transaksi), jangan tambah ramai di media, proses langsung saja," tegasnya.

Jika nantinya 2.000 transaksi mencurigakan itu diproses KPK, dia siap menerima apapun hasilnya. Menurutnya, tidak ada yang bisa menjamin di dalam 2.000 transaksi itu ada transaksi dari anggota Badan Anggaran (banggar) DPR.

Sebelumnya, PPATK mengungkapkan ada 2.000 transaksi mencurigakan yang terjadi di DPR. Dari 2.000 transaksi itu mayoritas dilakukan oleh anggota Banggar DPR. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.