Minggu, 23 November 2014 | 11:33 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Masyarakat Kecewa Terhadap PKS
Headline
IST
Oleh: Agus Rahmat
nasional - Selasa, 21 Februari 2012 | 09:05 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Merosotnya dukungan terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS), diakibatkan tingginya kekecewaan masyarakat. PKS belum mampu menjadi partai yang bisa memberikan solusi politik.

Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan PKS di bawah PKB, PPP maupun PAN, merupakan bukti kekecewaan tersebut. LSI menempatkan PKS berada di urutan ke delapan dengan suara hanya 3,7 persen.

"Bisa jadi masyarakat melihat bahwa keberadaan partai ini belum benar-benar mampu menjadi solusi bagi upaya peningkatan kesejahteraan hidup mereka," ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Saleh Daulay, kepada INILAH.COM, Selasa (21/2/2012).

Publik, bisa menilai dari berbagai sikap PKS selama ini. Bahkan, lanjutnya, bisa juga publik menilai PKS sudah seperti partai lain. Tidak ada lagi ciri khas partai ini dalam membela kepentingan masyarakat. "Bisa jadi, masyarakat menilai perilaku politik PKS tidak berbeda dengan partai-partai lain," katanya.

Turunnya suara bagi PKS ini, lanjut Ketua Pusat Pemuda Muhammadiyah ini, harus segera disikapi oleh PKS. Dia yakin, ada yang salah yang selama ini tidak disadari oleh PKS.

"Kalau PKS mendapat raport merah dalam survei, sudah semestinya mereka melakukan instrospeksi diri. Bisa jadi, ada beberapa masalah yang mereka hadapi, terutama dalam kaitannya dengan masyarakat," jelasnya.

Apa yang salah? Menurut Saleh, partai sudah meninggalkan akarnya. Terlalu terlena dengan elit sehingga permasalahan masyarakat tidak terurus. Saat ini partai-partai Islam seperti PKS sedang mengalami degradasi.

"Artinya, harus segera kembali ke akarnya, yaitu umat. Sekarang masanya mereka bekerja keras untuk memperjuangkan kepentingan umat. Kepentingan pertai hanyalah pelengkap. Bila umat telah diberdayakan, maka partainya pun pasti kena dampak positifnya," tegas Saleh.

Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyebutkan jika pemilu dilaksanakan hari ini maka Partai Golkar keluar sebagai pemenang dengan suara sebesar 15,5 persen, Partai Demokrat 13,7 persen, PDI Perjuangan 13,6 persen, Gerindra 4,9 persen, PPP 4,9 persen, PKB 4,6 persen, PAN 4,1 persen, PKS 3,7 persen. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
12 Komentar
gaul deh
Selasa, 21 Februari 2012 | 15:03 WIB
Wah..wah.. ayo pada belum tau PKS ya, di tempat saya PKS selalu berbuat untuk masyarakat. Salut deh buat PKS
dan begous
Selasa, 21 Februari 2012 | 14:49 WIB
Sebaiknya PKS segera keluar dari koalisi partai pemerintah, PKS jangan jadi partai terbuka/plural,PKS harus jadi Partai Islam,Partai yang membawa keadilan dan kesejahteraan kaum pribumi yang 90% beragama Islam,dengan cara mengembangkan ekonomi rakyat yang berorientasi pada kemakmuran yang adil bagi seluruh rakyat indonesia,i
hafid karta
Selasa, 21 Februari 2012 | 14:46 WIB
pks satu-satunya partai yang merubah identitas dari Islami menjadi terbuka.
NAY
Selasa, 21 Februari 2012 | 14:28 WIB
PKS pasti jaya ditahun 2014.
ilyasa
Selasa, 21 Februari 2012 | 13:52 WIB
Bergerak lah terus pks. Sy melihat bnyk buktinya didaerah tapi ya emang ga terliput media.
Ramli
Selasa, 21 Februari 2012 | 13:22 WIB
PKS sudah jadi Partai Cinta Dunia, lihatlah elit elit-nya mau berdandan seperti kaum borjuis,Sudah lupa dengan Akhirat,di mana mana banyak persoaln Ummat Islam yg di tindas,pemurtad'an,dan tempat maksiat berdiri, mana PKS peduli, kerja-nya sekarang hanya sibuk mencari kedudukan dalam pemerintahan SBY.
Umar Tsany
Selasa, 21 Februari 2012 | 12:58 WIB
Pengurus partai ini banyak oraNG-orang munafik yang antara ucapan sama perbuatan berbeda 180 derajat. Masyarakat sekarang sudah tahu PKS itu hanya menggunakan kedok agama utk mencari kekayaan dan kekuasaan....
rohis muhtadin
Selasa, 21 Februari 2012 | 11:49 WIB
Hasil survey yang tendensius atau juga pesanan dari partai yang lagi kena badai. Atau sampel respondennya dari partai lain.
ayu
Selasa, 21 Februari 2012 | 11:17 WIB
Semoga PKS menjadi pemenang di 2014.. sehingga masyarakat melihat apa yang di kerjakan oleh PKS saat menjadi Pemimpin Indonesia..
None
Selasa, 21 Februari 2012 | 10:28 WIB
Ya klau sdh dpt kekuasaan, br tau rasanya punya tanggungjawab. Bila tak ada tanggungjawab suka bekoar seudelnya.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER