INILAH.COM, Jakarta - Wakil Gubernur Jawa Barat Yusuf Macan Effendy atau yang akrab disapa Dede Yusuf didaulat membawa pedang pusaka milik raja terakhir Panjalu, Syaidina Ali.
Acara Nyangku merupakan prosesi ritual pencucian pusaka milik Kerajaan Panjalu di di Situ Panjalu, Kecamatan Panjalu, Ciamis, Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan tradisi rangkaian Maulid Nabi trah Kerajaan Panjalu. Acara yang paling dinanti ribuan masyarakat adalah kirab benda-benda Pusaka, termasuk Pedang warisan Syaidina Ali, raja terakhir Panjalu yang berguru langsung ke Mekah.
Pedang warisan Syaidina Ali yg diserahkan ke Raja Boros Ngora adalah pusaka utama Kerajaan Panjalu yang menjalani ritual pembersihan. Dede Yusuf sebagai trah Kerajaan Panjalu mengatakan, acara Nyangku berasal dari kata Yangko berarti bersih. Dalam bahasa Sunda, nyangku artinya 'nyaangan laku', membersihkan perilaku dari hal-hal yang tidak baik.
"Sesungguhnya yang dicuci adalah pusaka hati diri kita masing-masing. Air yang menyucikan pusaka diambil dari sembilan mata air di Jawa Barat, Banten, dan Jawa Tengah," ujar ikon Persib Bandung ini. [mah]