Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 08:42 WIB

Angelina Sondakh Harus Dikonfrontir

Oleh : Santi Andriani | Sabtu, 18 Februari 2012 | 20:25 WIB
Angelina Sondakh Harus Dikonfrontir
Angelina Sondakh - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Angelina Sondakh membantah semua percakapan lewat BlackBerry Messenger (BBM) dengan saksi Mindo Rosalina Manulang ketika menjadi saksi bagi terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Angelina pun diminta agar dikonfrontir dengan Rosa.

Ahli hukum pidana Universitas Trisakti, Abdul Fickar Hadjar berpendapat, konfrontir itu memang harus dilakukan ketika Angelina diperiksa sebagai tersangka atau terdakwa.

"Jika nanti A (Angelina) diperiksa sebagai tersangka atau terdakwa (perkara masuk ke pengadilan) maka harus dikonfrontir dengan saksi-saksi lainnya," tandas Abdul Fickar Hadjar melalui pesan singkatnya kepada INILAH.COM, Sabtu (18/2/2012).

Angelina Sondakh merupakan tersangka kasus dugaan korupsi dalam pembangunan wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang Sumatra Selatan. Berdasarkan keterangan beberapa saksi yang muncul di persidangan termasuk Mindo Rosalina Manulang dan Yualinis, Angelina ikut menerima aliran dana dari wisma atlet sebesar Rp5 miliar.

Sementara menurut Fickar Hadjar adalah hal yang wajar Angelina memberikan keterangan yang berbeda dalam persidangan terdakwa Muhammad Nazaruddin karena saat itu kapasitanya sebagai saksi bagi perbuatan Nazaruddin.

Meski demikian, Angelina bisa dituntut memberi keterangan palsu jika memang terbukti berbohong. "Karena kan sudah ada 2 alat bukti, percakapan BBM dan saksi Rosa dan Yulianis," sebutnya.

Angelina membantah semua percakapan dengan Rosa Mindo Manulang melalui BlackBerry Messenger (BBM) yang membicarakan antara lain terkait soal uang kepada Rosa. Dalam percakapan itu lah juga muncul istilah, semangka, apel malang, apel washington, ketua besar, bos besar, pak bali dan lainnya. [mvi]

Komentar

x