Senin, 21 Mei 2012 | 19:35 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Kekerasan di Indonesia karena Kemiskinan
Headline
inilah.com/Ilustrasi
Oleh: sumitro
nasional - Jumat, 17 Februari 2012 | 13:49 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Kekerasan adalah suatu bentuk serangan terhadap benda dan seseorang. Aksi kekerasan bisa kepada orang dalam hal berpendapat, misalnya, dengan menjatuhkan martabat orang lain.

Dalam demokrasi sendiri pengelolaan konflik diatur secara beradab, karenanya tidak diperbolehkan seseorang melakukan kekerasan terhadap orang lainnya. Demikian disampaikan pengamat sosiologi Universitas Indonesia Thamrin Amal Tamagola dalam diskusi 'Manfaat dan Mudharat Ormas' di Gedung DPD, Jumat (17/2/2012).

Mengenai aksi kekerasan yang kerap terjadi di Indonesia, menurut Thamrin, adalah bentuk kekerasan vertikal. Kekerasan yang terjadi atas dasar kepentingan mereka yang kuat dengan yang lemah. Dalam hal ini, pengusaha, pebisnis, dan pemerintah dengan masyarakat kecil. Namun, dari dua pelaku itu, yang kerap mengawali aksi kekerasan adalah pengusaha, pebisnis dan pemerintah pusat.

"Biang keroknya adalah pengusaha, pebisnis dan pemerintah pusat. Masyarakat kecil terus terzalimi," tandasnya.

Di sisi lain, aksi kekerasan yang bersifat horizontal juga kerap terjadi. Peristiwa ini biasanya lebih disebabkan karena isu sara-agama. Berdasarkan hasil studi UGM, bahkan menyebutkan, 2/3 konflik agama terjadi di Indonesia dalam 30 tahun terakhir.

"Di Jabodetabek, misalnya, daerah ini daerah yang dinamik secara ekonomi sehingga memunculkan penumpukan kekayaan dan secara langsung memunculkan juga kemiskinan. Kemiskinan ini yang kemudian memunculkan kekerasan," tutur Thamrin. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.