Senin, 21 Mei 2012 | 19:32 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Penolakan FPI di Kalteng Dilakukan Preman
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: Wahyu Praditya Purnomo
nasional - Kamis, 16 Februari 2012 | 05:00 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Terkait penolakan Front Pembela Islam (FPI) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dianggap FPI bukanlah dilakukan masyarakat Dayak, melainkan dilakukan oleh Preman.

"Yang menolak itu preman, bukan warga Dayak," tegas Ketua Bidang Dakwah dan Hubungan Lintas Agama FPI, Al Habib Muhsin Ahmad Alattas.

Menurut Habib Muhsin, masyarakat Palangkaraya, yang minta FPI melakukan deklarasi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Jadi penolakan yang dilakukan merupakan perbuatan dari orangp-orang yang tidak bertanggung jawab. "Mengapa mengatasnamakan Dayak," ungkap Habib Muhsin.

Penolakan, lanjut Habib Muhsin, dilakukan dengan adanya ancaman pembunuhan yang diterima delegasi FPI saat mendarat di bandara Bandara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, beberapa waktu lalu.

Dijelaskannya, saat ini FPI telah melaporkan peristiwa itu ke Mabes Polri. Mereka bertekad akan melakukan segala upaya agar kasus ini ditindaklanjuti oleh aparat. "Kami datangi semua lembaga negara supaya ini cepat diproses oleh pemerintah. Ini bukti kami serius dan ini akan kami kawal," kata Muhsin.

Seprti diketahui, kedatangan delegasi FPI ke Palangkaraya pada Sabtu (11/2/2012) lalu, bertujuan menggelar deklarasi pembukaan cabang dan peringatan maulid nabi di Palangkaraya. Namun, karena ada penentangan, FPI membatalkan deklarasi itu. Sehingga kedatangan mereka hanya dimaksudkan untuk peringatan maulid nabi saja. Bahkan belakangan ini, aksi penolakan FPI gencar dilakukan.[dit]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
enggang
Minggu, 19 Februari 2012 | 23:37 WIB
kalo ada maling teriak maling..yang ini preman teriak preman..
FPI_ANAK ASU
Sabtu, 18 Februari 2012 | 11:57 WIB
FPI GAK TAU MALU, MUNAFIK ,Jual AGAMA UNTUK HIDUP DARI SUMBANGAN DENGAN ALASAN SEDEKAH
Tea
Kamis, 16 Februari 2012 | 15:24 WIB
huuu.. kasian FPI, sya tinggal di palangka, mv yaa.. emg masyarakat yg menolak.. kalo mw di adakan poling antara 1000org yg stuju, psti cma 1-2 org aja tuh masyarakat yg blg setuju tuh ormas rusuh datang kmarii.. :D
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.