INILAH.COM, Jakarta - Tersangka dugaan korupsi alokasi dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah (DPPID) untuk Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Wa Ode Nurhayati memenuhi pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Datang ke KPK, Wa Ode enggan berkomentar banyak soal rencana pemeriksaan perkaranya. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) itu justru bercerita tentang kondisinya di rutan Pondok Bambu.
"Saya sudah dipindah kamar (sel tahanan) di rutan," ujarnya sambil tersenyum begitu tiba di gedung KPK dengan menggunakan baju muslim warna ungu dan kerudung warna senada, Jakarta, Selasa (14/2/2012).
Sebelumnya sempat tersiar kabar bahwa ada yang melihat Wa Ode Nurhayati hanya ditahan sendiri, tidak bercampur dengan tahanan lainnya di sel tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Anggota Banggar DPR RI itu mengaku sehat dan siap menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK hari ini.
Sementara pengacaranya, Wa ode Nurzaenab yang datang menyusul kemudian mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum pernah disampaikan terkait hasil penggeledahan yang menyita sejumlah dokumen dan satu unit komputer dari dalam ruangan kerja kliennya itu.
"Mungkin baru hari ini mau ditanyakan, kita belum dikonfirmasi soal penggeledahan. Soal penggeledahan, apa saja dokumen dan isinya tentunya tanyakan ke KPK saja ya," singkat Wa Ode Nurzaenab yang masih saudara sepupu dengan Wa Ode Nurhayati itu. [mvi]