INILAH.COM, Jakarta - Hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang menyebutkan Partai Demokrat masih tetap juara, ditanggapi santai oleh partai Golkar. Apalagi, dari hasil survei ini, justru Golkar di urutan kedua setelah Demokrat. Berbeda dengan survei-survei yang lainnya yang menempatkan Golkar di urutan pertama.
"Hasil survei apapun yang kami di nomor satu dan sekarang di nomor dua, kami terima sebagai fakta berita yang patut di baca," kata Ketua DPP Golkar yang juga Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso, di gedung DPR, Jakarta, Senin (13/2/2012).
Setiap survei, tidak bisa lepas dari hasil yang turun atau naik. Untuk itu, Priyo menilainya itu sebagai tren yang setiap saat bisa berubah. "Ada tren naik dan tren turun," katanya.
Konflik yang terjadi di partai Demokrat, juga dinilai membuat tren Demokrat terus menurun. Namun, Golkar mengaku tidak merasa diuntungkan. "Biasa-biasa saja, Golkar tidak merasa di untungkan oleh konflik partai manapun. Kita berharap mereka segera selesaikan masalah," kata Priyo. [tjs]