Kamis, 18 September 2014 | 22:40 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Demokrat Malang Kian Memanas
Headline
foto:ilustrasi
Oleh:
nasional - Senin, 13 Februari 2012 | 11:18 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Malang - Gonjang-ganjing Partai Demokrat Kabupaten Malang mulai memanas. Tak puas hasil Musyawarah Cabang (Muscab) yang menjadikan Tono ST sebagai Ketua DPC Partai Demokrat setempat, 17 Pengurus Anak Cabang (PAC) akan mendatangi kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta.

Kabar yang diterima, Senin (13/2/2012) siang ini, 17 PAC sudah berada di Jakarta sejak tiga hari lalu.

Sebanyak 17 PAC itu bahkan rela menunggui dan bermalam di Ibukota untuk bertemu dengan Dewan Pengawas Partai Demokrat. Pasalnya, terpilihnya Tono ST sebagai Ketua DPC Demokrat Kabupaten Malang, sarat rekayasa dan kepentingan politis.

Bahkan, 17 PAC mendesak DPP Partai Demokrat membatalkan hasil muscab karena banyak ditemukan pelanggaran dan tidak sesuai AD/ART Partai Demokrat.

Dari 17 PAC yang ngluruk kantor DPP Partai Demokrat, 3 perwakilan sudah ditemui Dewan Pengawas. "Kami masih di kantor DPP mas. Baru saja Dewan Pengawas dan sejumlah petinggi partai demokrat menemui kami," ungkap Roqim, Ketua PAC Partai Demokrat Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (13/2/2012) siang.

Roqim mengatakan perwakilan pengurus anak cabang sebenarnya mau ikut ke Jakarta. Karena keterbatasan biaya, hanya perwakilan saja yang berangkat. Inti dari permasalahan Partai Demokrat di Kabupaten Malang, banyak terjadi kecurangan dan sarat kepentingan politis saat muscab digelar beberapa waktu lalu.

Kata Roqim lagi, pihaknya sudah bertemu dengan TB Silalahi dan Sampurna. Keduanya adalah Dewan Pengawasa Partai Demokrat di Jakarta. "Kami baru saja bertemu pak TB Silalahi. Nanti kami kabari hasil dari pertemuan ini mas. Intinya, muscab demokrat Kabupaten Malang harus dibatalkan karena tidak sesuai AD/ART Partai," tegasnya.

Sekedar diketahui, Tono ST adalah Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Malang. Tono memenangi hasil muscab yang katanya, terpilih kembali secara aklamasi. Pesaing Tono saat muscab adalah Ahmad Subhan. Subhan sendiri, saat ini masih menjabat Wakil Bupati Malang. Sukses Subhan menjadi orang nomer dua di Kabupaten Malang, setelah Demokrat turut mengantarkannya menjadi Wakil Bupati Malang.

Sementara itu, saat dihubungi nomor ponsel lokal miliknya, Ketua Demokrat Kabupaten Malang Tono ST tidak berada ditempat. Nomer ponsel lokal itu hanya tersambung dan diterima oleh seorang perempuan yang mengaku ibu kandungnya. "Pak Tono tidak ada. Sudah keluar, mas. Saya ibunya," kata penerima telepon itu. [beritajatim.com]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER