Senin, 21 Mei 2012 | 19:13 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Rizieq: Ada Pembiaran Aksi Warga Dayak
Headline
Habib Rizieq Shihab - inilah.com/Wirasatria
Oleh:
nasional - Minggu, 12 Februari 2012 | 16:50 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menuding Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustinus Teras Narang dan Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Damianus Jacky membiarkan aksi ratusan warga Dayak Palangka Raya.

Ratusan warga Dayak Palangka Raya berunjuk rasa di Bundaran Besar pada Sabtu (11/2/2012). Mereka menolak FPI berada di Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Unjuk rasa tersebut tidak hanya dilaksanakan di Bundaran Besar, tapi juga di Bandara Tjilik Riwut dengan tujuan menolak kehadiran pendiri FPI Habib Rizieq. Adapun Habib Rizieq tidak ikut dalam rombongan FPI tersebut dikarenakan kondisi kesehatan yang tidak sehat.

Rizieq menuding aksi tersebut diketahui oleh Gubernur dan Kapolda Kalteng. Menurutnya, Gubernur dan Kapolda Kalteng bertanggung jawab atas perusakan beberapa rumah warga di Kota Palangka Raya oleh massa.

Selain itu, Gubernur dan Kapolda Kalteng dinilai membiarkan massa mengepung bahkan masuk landasan bandara, juga mengepung rumah Bupati Kapuas HM Mawardi.

"Gubernur dan Kapolda Kalteng membiarkan rencana dan upaya pembunuhan terhadap Pimpinan FPI sejak pagi hingga malam. Pimpinan maupun massa Dayak Palangka Raya yang mabuk bernafsu untuk membunuh Pimpinan FPI," kata Rizieq kepada INILAH.COM, Minggu (12/2/2012).

Kehadiran FPI ke Kalteng untuk meresmikan pelantikan pengurus FPI Kalteng. Mereka yang hadir adalah Sobri Lubis (Sekjen FPI), Habib Muchsin Al- Attas (Ketua DPP FPI), Awit Masyhuri (Ketua Bidang Dakwah FPI) dan Maman Suryadi Abdurrahman (Panglima Laskar FPI).

Delegasi FPI dengan bantuan KODIM setempat meninggalkan lokasi menuju Kota Banjarmasin. "Bupati dan Kapolres serta Dandim Kapuas telah bekerja sangat baik," kata Rizieq. [bar]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
Doddy
Senin, 13 Februari 2012 | 10:38 WIB
Luar biasa buat rakyat Kaltim.....salut buat anda smua. Ibarat pepatah anda lebih baik mencegah daripada hancur lebur....
m.tauiq
Senin, 13 Februari 2012 | 10:05 WIB
tak perlu buru-buru menyalahkan pihak lain. Sebaiknya PI melihat diri sendiri, apakah perbuatannya selama ini telah banyak menyenangkan masayarakat atau sebaliknya. Saya kira kalau PI ini banyak disanjung masyarakat, tak bakalan warga dayak menolak kehadirannya. Warga dayak adalah warga yang cinta damai dan sangat menghormati suku dan budaya lain. Menurut saya, tak perlu pimpinan FPI tergesa-gesa menyalahkan pihak lain.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.