Senin, 21 Mei 2012 | 19:09 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Suaedy Marasabesy
Tak Ada Urusan dengan Orang Dekat Anas Urbaningrum
Headline
foto:ilustrasi
Oleh: R Ferdian Andi R
nasional - Senin, 13 Februari 2012 | 07:13 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Gerak Komisi Pengawas (Komwas) Partai Demokrat melaju cepat. Sejumlah nama telah dipanggil. Bahkan, ada yang telah mendapat sanksi yang juga dikenal orang dekat Anas Urbaningrum.

Sekretaris Komwas Partai Demokrat Suaedy Marasabesy mengaku pihaknya tidak mempertimbangkan pihak-pihak yang dipanggil Komwas atau yang mendapat rekomendasi sanksi orang dekat Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum atau tidak.

"Kami tidak mempertimbangkan itu, apakah orang dekat (Anas Urbaningrum) atau tidak, sepanjang tidak patuh pada kode etik yang kami tindak. Jadi bukan itu pendektannya," kata Suaedy kepada INILAH.COM melalui saluran telepon di Jakarta, Minggu (12/2/2012). Berikut wawancara lengkapnya:

Apa saja yang dilakukan Komisi Pengawas Partai Demokrat saat ini?

Sebenarnya posis Komwas ada dua yaitu pertama melakukan evaluasi kinerja terhadap pengurus dan kader partai. Kedua penyeldikan dan verifikasi atas tindakan moral dan hukum yang dilakukan kader atau pengurus. Nah, sekarang yang kami lakukan adalah melakukan fungsi yang pertama, yakni evaluasi kinerja, bukan dugaan pelanggaran.

Terkait dengan polemik pandangan para kader terhadap situasi internal. Itu pada kinerja, bukan pada moral dan hukum. Karena itu, kami mengundang beberapa kader untuk menyampaikan persepsi terhadap polemik yang berkembang.

Siapa saja kader atau pengurus Partai Demokrat yang telah dipanggil Komwas Partai Demokrat?

Yang sudah kami panggil pada Kamis (9/2/2012) yakni Ruhut Sitompul, Sutan Bathoegana, Muhammad Rahmad. Sedangkan pada Jumat (10/2/2012) Saan Mustopa. Nah, Senin pekan ini akan ada lagi, tapi belum ada konfirmasi dari sekretariat Komwas.

Apa tindaklanjut dari pemanggilan nama-nama tersebut?

Tindaklanjutnya, polemik harus segera dihentikan, hanya itu saja, karena itu menyangkut kinerja. Kalau menyangkut pelanggaran, nanti kita pelajari. Komwas belum sampai ke situ.

Lalu apakah Komwas telah melakukan pemanggilan terhadap kader atau pengurus yang masuk kategori kedua yakni tentang etika dan moral?

Kami sudah panggil Sudewo (Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi DPP PD, red), itu menyangkut masalah pelanggaran etika. Kami sudah panggil dua minggu lalu dan sudah diproses. Dalam waktu dekat harus ada penerbitan SK oleh DPP. Alurnya, Komwas yang memberi rekomendasi yang memutuskan diputuskan oleh DK, keputusan DK diekseskusi oleh DPP seminggu.

Sudewo kan dikenal sebagai inner circle Anas Urbaningrum, apakah ada pretensi untuk memreteli 'kaki' Anas?

Kami tidak mempertimbangkan itu, apakah orang dekat (Anas Urbaningrum) atau tidak, sepanjang tidak patuh pada kode etik yang kami tindak. Jadi bukan itu pendekatannya. [fer]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.