Senin, 21 Mei 2012 | 18:49 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Boeing 737-800 Tak Cocok untuk Pesawat RI-1
Headline
aircraftcompare.com
Oleh: Irvan Ali Fauzi
nasional - Sabtu, 11 Februari 2012 | 15:23 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Pembelian pesawat Boeing737-800 untuk pesawat Kepresidenan dinilai tidak efektif. Pesawat tersebut hanya memiliki kemampuan terbang kurang lebih 10 jam terbang.

Sesuai prosedur standard pengamanan seorang VVIP, kata Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin, setiap 2/3 dari jam terbang maksimal harus sudah mengisi bahan bakar (refuiling). Waktu untuk terbang, pesawat tersebut efektif hanya bisa terbang selama 7 jam saja.

"Dengan demikian untuk route ke Eropa atau Amerika pesawat ini harus landing setidaknya dua kali untuk refuiling dan ini tidak efektif untuk perjalanan VVIP. Bayangkan kalau presiden melakukan kunjungan ke wilayah Afrika, tak semua wilayah aman untuk disinggahi, tapi kalau hanya dipakai di sekitar ASEAN dan sekitarnya memang cocok," ujar TB Hasanuddin kepada INILAH.COM, Sabtu (11/2/2012).

Selain itu, lanjut Hasanuddin, untuk dipakai di dalam negeri pun Boeing 737-800 tak bisa didaratkan di semua landasan bandara. "Apalagi dalam cuaca tropis di Indonesia yang sewaktu waktu bisa berubah cepat khususnya pada saat musim hujan, jadi untuk kunjungan ke daerah yang tidak bisa didarati pesawat ini," katanya.[iaf]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.