INILAH.COM, Jakarta - Sebanyak 99 alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) menandatangani petisi menolak rencana kehadiran Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dalam acara pelantikan Ikatan Alumni ITB (IA ITB).
Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan akan menghadiri pelantikan pengurus IA ITB di Bimasena Club, Hotel Dharmawangsa, Sabtu (11/2//2012). Kehadirannya diundang dalam hal ini Ketua Umum IA-ITB Sumaryanto Widayatin yang juga Deputi Infrastruktur dan Logistik Kementrian BUMN, serta oleh Sekjen IA ITB Betti S Alisjahbana yang juga Komisaris Independen PT Garuda Indonesia Tbk.
"Kami menolak kehadiran Dahlan Iskan dalam acara Pelantikan Pengurus IA-ITB tersebut," ujar Sunandar N. Gusti alumni ITB angkatan 1998, dalam rilis kepada INILAH.COM, Sabtu (11/2/2012).
Dia menegaskan bahwa bentuk penolakan itu adalah wujud dari independensi alumni ITB. "ITB dikenal sebagai kampus yang independen, kampus yang sangat sulit untuk dimasuki oleh berbagai organisasi eksternal, dan kampus yang selalu menjadi garda depan bersama rakyat dalam melawan penindasan yang dilakukan oleh rezim penguasa di Indonesia," ujar Arya.
Keindependenan dan kemandirian, lanjut Arya, juga mengalir di organisasi IA-ITB. Sehingga menjaga independensi adalah bagian dari roh perjuangan sejak dari kampus hingga menjadi alumni ITB.
Arya mencurigai kehadiran Dahlan Iskan karena dikaitkan sebagai bentuk lobby atau pendekatan atas asset negara berupa tanah PTPN VIII Walini yang ingin dimanfaatkan untuk pengembangan kampus ITB, serta banyaknya Alumni ITB yang ingin mendaftar untuk bekerja di BUMN.
"Itu menjadikan Alumni ITB semakin jauh dari sikap independensi dan kemandiriannya, serta bertentangan dengan semangat tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih yang saat ini mengemuka di Indonesia," imbuhnya.[iaf]