INILAH.COM, Jakarta - Sedikitnya 13 korban tewas akibat kecelakaan bus di jalur puncak dibawa ke RS Paru Cisarua, Bogor. Dan 10 korban diantaranya berhasil diidentifikasi oleh Kepala Perwakilan Jasa Raharja wilayah Bogor.
10 korban tersebut diantaranya adalah Hasan Anshori warga Cianjur, Lili Ipah warga Ciledug, Duduh Suparman warga Cipanas, Iat warga Garut, Ipah warga Taman Safari, Dadan Suherlan warga Cipanas, Solahudin warga Citeureup, Deden Zaenudin warga Cianjur, Apit warga Caringin Bogor dan Ihin Solihin karyawan PT Melco Indah.
"10 korban meninggal sudah teridentifikasi dan tiga lainnya masih belum diketahui. Sementara itu korban luka sebanyak 40 orang yang semuanya dirawat di RS Cisarua," ujar Yahya, Kepala Perwakilan Jasa Raharja wilayah Bogor saat berada di RS Paru.
Sebelumnya peristiwa kecelakaan terjadi di jalur puncak antara Bus Karunia Bakti yang mengalami rem blong dan menabrak sedikitnya sembilan kendaraan lainnya yang melintas dari arah berlawanan. Akibatnya Bus Karunia yang sarat penumpang itu terperosok ke sisi jalan sedalam 10 meter.