Senin, 21 Mei 2012 | 17:48 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Harga Pesawat Kepresidenan Hampir Rp 1 Triliun
Headline
IST
Oleh: Laela Zahra
nasional - Kamis, 9 Februari 2012 | 23:40 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Harga satu unit pesawat kepresidenan RI yang dibeli Sekretariat Negara harganya mencapai USD 91.209.560,61 atau Rp 910 miliar.

Angka ini dinilai masuk akal dan wajar untuk pembelian satu unit pesawat kepresidenan, jika pemerintah harus terus mengeluarkan anggaran untuk perjalanan udara Presiden dan Wakil Presiden ke daerah dan luar negeri.

Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Lambock Nahatan memaparkan, pembelian satu unit pesawat Boeing 737-800 Business Jet 2 ini hampir sama dengan pengeluaran pemerintah untuk biaya sewa pesawat Presiden dan Wakil Presiden setiap tahun.

Sejak tahun 2005-2009 pemerintah telah menghabiskan anggaran sebesar Rp 813,7 miliar. Lambock merinci, di tahun 2005 pemerintah mengeluarkan Rp 146,7 miliar untuk menyewa pesawat Presiden dan Wakil Presiden, tahun 2006 anggaran dikeluarkan sebanyak Rp 128,4 miliar.

Di tahun 2007 lalu, pemerintah mengeluarkan anggaran lebih mahal lagi yakni Rp 177,9 miliar, tahun 2008 mengeluarkan anggaran sebesar Rp 203,9 miliar, dan tahun 2009 pemerintah mengeluarkan anggaran Rp 156,7 miliar.

Pemerintah mengeluarkan anggaran untuk sewa pesawat Presiden dan Wakil Presiden selama lima tahun sebesar Rp 813,7 miliar. Sedangkan harga pesawat Boeing 737-800 Business Jet 2 yang dibeli pemerintah seharga Rp 910,2 miliar dengan masa jangka pakai 35 tahun.

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
KpK13
Jumat, 10 Februari 2012 | 03:24 WIB
cuma orang yang jarang baca buku yang memandang miring pembelian pesawat kepresidenan...SBY memang mengecewakan, tapi paling tidak kita harus mamppu memandang jernih permalsahan...jangan semua lantas di pandang jelek...orangnya sih emang udah jelek,..hehehe
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.