INILAH.COM, Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie menyerahkan nasib Anas Urbaningrum kepada Badan Kehormatan Partai Demokrat.
Marzuki enggan mengomentari soal adanya jual beli suara pada Kongres Partai Demokrat 2010 di Bandung, sebagaimana pengakuan mantan Ketua DPC Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Diana Maringka.
"Bukan kewenangan saya itu, biarkan badan kehormatan partai yang bekerja untuk memproses itu," kata Marzuki kepada wartawan, seusai menghadiri diskusi di Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (9/2/2012).
Lebih jauh ia menjelaskan, jika benar terbukti adanya politik uang dalam Pemilihan Ketua Umum, maka Dewan Kehormatan Partai dan Dewan Pembina Partai Demokrat akan memberikan sanksi tegas. "Jika terbukti akan diproses," singkatnya.
Mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Diana Maringka, mengaku menerima uang Rp30 juta dan tujuh ribu dolar Amerika Serikat (AS) dari Umar Irzal. "Dia (Umar Irzal, red) tim suksesnya Anas," kata Diana kepada INILAH.COM, Kamis (9/2/2012). [mah]