INILAH.COM, Jakarta - Partai Demokrat mengakui adanya perbedaan sikap dalam menyikapi kasus hukum yang menyeret dua kadernya Muhammad Nazaruddin dan Angelina Sondakh.
Perbedaan sikap yang muncul justru bukan dari kalangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, tapi dari kalangan dewan pembina. Perbedaan sikap ini diduga memicu keretakan di partai itu, meski dibantah.
"Ini kan partai yang besar, kalau perbedaan itu sepanjang tidak menyangkut masalah substansi itu kan hal yang wajar," ujar anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarief Hasan, di Istana Merdeka, Rabu (8/2/2012).
Menurut Syarief, apa yang dibahas dewan pembina belakangan ini utamanya untuk menjaga soliditas partai. "Pertama, tentunya seluruh anggota partai harus kerja keras, dan solid. Kedua, kami minta KPK supaya lebih cepat menyelesaikan soal ini (kasus suap Wisma Atlet)," tandasnya.
Syarif memastikan PD masih solid dan akan mengembalikan citra partainya yang memudar menjelang pemilihan umum 2014. [yeh]