INILAH.COM, Jakarta - Perburuan tersangka kasus Pembangkit Listrik Tenaga Listrik (PLTS) Neneng Sri Wahyuni sampai saat ini masih belum menunjukkan perkembangan apapun.
Kalangan Komisi III DPR menduga, lambannya perburuan Neneng, dikarenakan istri M Nazaruddin itu bukan aktor utama, melainkan hanya pendukung suaminya.
"Firasat saya, Neneng hanya berperan sebagai pembantu, itu sebabnya Neneng tidak diburu habis. Tapi saya yakin Neneng banyak tahu dengan kasus Nazar," ujar Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) Nasir Djamil di Gedung DPR, Senayan, Selasa (7/2/2012).
Untuk Nasir akan mempertanyakan perkembangan perburuan Neneng kepada pimpinan KPK saat digelar rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR. "Kalau hal itu akan kita kejar saat rapat dengan KPK."
Lebih lanjut, Ketua DPP PKS ini menilai sosok Neneng ini sangat penting untuk ditangkap agar kasus-kasus korupsi yang selama ini disebut-sebut telah terjadi di sejumlah Kementerian dan dilakukan oleh Nazaruddin bisa terungkap.
"Saya pikir Komisi III masih menilai bahwa Neneng masih penting untuk dicari, karenanya KPK harus menjelaskannya kepada komisi III. Masalah Neneng menjadi salah satu hal yang kita tanyakan pada KPK," tandasnya. [mah]