Kamis, 17 Mei 2012 | 12:41 WIB
Follow Us: Facebook twitter
JK Desak KPK Tuntaskan Skandal Bank Century
Headline
Oleh: Marlen Sitompul
nasional - Selasa, 7 Februari 2012 | 08:54 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menuntaskan kasus skandal dana talangan Bank Century yang merugikan keuangan negara Rp6,7 triliun.

Menurut dia, seluruh rakyat Indonesia menanti keberanian institusi pimpinan Abraham Samad itu untuk menyeret elite yang disebut terlibat dalam kasus tersebut.

"Tentu kita minta KPK bisa menyelesaikan masalah itu. Semua orang berharap, dan kita selalu berharap," tandas JK di Gedung Pusat Dakwah PP Muhammadiyah, Senin (6/2/2012) malam.

Ia menuturkan, dari hasil temuan penyelidikan Tim Pengawas (Timwas) Century di DPR harus menjadi acuan institusi pemberantasan korupsi itu dalam mengungkap kasus tersebut. Selain itu, hasil audit forensik Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga diminta untuk dipertimbangkan KPK. "Sudah ada laporan BPK, banyak hal yang harus dikerjakan KPK," kata mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

Untuk diketahui, sampai saat ini KPK belum dapat menyentuh elite yang disebut terlibat dalam skandal Century. DPR menyatakan bahwa ada indikasi tindak kejahatan korupsi terkait kasus tersebut.

Skandal ini telah menjadi pengetahuan masyarakat secara luas dan diyakini terjadi penyimpangan keuangan negara. KPK diharapkan menuntaskan kasus ini terlebih setelah DPR menyerahkan berkas dan bukti-bukti dugaan keterlibatan oknum-oknum dalam kasus tersebut. [yeh]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.