Kamis, 17 Mei 2012 | 12:20 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Wafid: Nazar Minta Garap Proyek Kemenpora
Headline
inilah.com
Oleh: Santi Andriani
nasional - Jumat, 3 Februari 2012 | 11:49 WIB
Berita Terkait


INILAH.COM, Jakarta - Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olah Raga (Kemepora) nonaktif, Wafid Muharaam mengungkapkan pertemuan dengan Muhammad Nazaruddin yang menyodorkan Rosa Mindo Manulang untuk mengikuti pengadaan proyek di Kemenpora.

"Waktu itu Pak Nazaruddin ada menyampaikan, nanti Rosa kalau dimungkinkan akan ikut berpartisipasi dalam pekerjaan-pekerjaan (pengadaan) di Kemenpora," ujar Wafid ketika bersaksi untuk terdakwa Muhammad Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (3/2/2012).

Lanjut Wafid, hal itu disampaikan Nazaruddin ketika ketiganya, yaitu Wafid Muharram, Rosa Mindo Manulang dan Muhammad Nazaruddin mengadakan pertemuan di sebuah rumah makan tahun 2010.

Wafid mengakui dalam pertemuan itu memang ada membicarakan soal beberapa kegiatan yang sedang dilakukan oleh Kemenpora, yaitu soal SEA Games dan soal rencana pembangunan wisma atlet di Jakabaring, Palembang.

Atas pernyataan Nazaruddin itu, Wafid mengaku hanya mengatakan, "Saya waktu hanya bilang silahkan saja, semua orang berhak ikut kegiatan di Kemenpora, bukan Bu Rosa saja," ujarnya.

Dalam pertemuan itu,Wafid belum tahu kaitan Muhammad Nazaruddin dengan Rosa yang disebut ingin ikut kegiatan pengadaan di Kemenpora. Wafid hanya tahu bahwa Nazaruddin adalah anggota DPR. Dalam pertemuan itu, katanya, juga tidak banyak membicarakan soal perusahaan-perusahaan, termasuk PT DGI atau PT Anugerah Nusantara.

"Waktu itu tidak tahu, tahunya sampai saya disini (menjadi kasus di KPK), tidak tahu kalau ada hubungan pekerjaan, saya tahunya antara Rosa dengan Nazaruddin mungkin hanya hubungan perkenalan saja. Nazaruddin yang saya tahu anggota DPR RI, saya tidak tahu dia dari perusahaan mana," bebernya.

Dalam pertemuan itu, masih cerita Wafid, Nazaruddin juga mengatakan, bahwa dirinya akan menghubungi Menteri Andi Mallarangeng untuk partisipasi kegiatan tersebut.

Wafid juga menceritakan soal pertemuan antara Menteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Mallarangeng dengan sejumlah anggota DPR RI di ruang kerja menteri.

Saat itu yang hadir adalah Ketua Komisi X DPR RI, Mahyuddin, anggota Komisi IX, Angelina Sondakh dan terdakwa, Muhammad Nazaruddin. Wafid mengaku dirinya diminta menteri Andi Mallarangeng untuk mendampingi dalam pertemuan itu.

Namun Wafid mengaku tidak tahu apa detail isi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Wafid mengaku dirinya telat datang dan pertemuan sudah hampir selesai.

Dia menduga, karena dengan Komisi X, maka pembicaraan seputar kegiatan olah raga. Dia tidak menampik dalam pembicaraan itu juga dibicarakan soal proyek pembangunan wisma atlet. "Pak Menteri waktu itu bilang, silahkan dilanjutkan oleh sesmen, tanggapan saya itu berarti bicara program," tandasnya. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.