Kamis, 17 Mei 2012 | 12:14 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Benny K Harman
Dongeng Janda dan Bulan Purnama
Headline
Benny K Harman - inilah.com/Agus Priatna
Oleh: R Ferdian Andi R
nasional - Rabu, 1 Februari 2012 | 00:54 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Argumentasi politisi seringkali lebih mengena jika dijelaskan dengan diselingi guyonan penuh makna. Hal itu pula yang dilakukan Ketua DPP Partai Demokrat Benny K Harman.

Karut-marut yang terjadi di internal Partai Demokrat belakangan ini juga menjadi perhatian seluruh kader Partai Demokrat. Tak terkecuali bagi Ketua Bidang Penegakan Hukum DPP Partai Demokrat Benny K Harman.

Dia menyebutkan yang terjadi saat ini di Partai Demokrat hanyalah upaya rayap dan parasit yang muncul baik dari dalam maupun luar Partai Demokrat. "Mereka tidak menghendaki Partai Demokrat kuat dan solid," katanya kepada warawan di gedung DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2012).

Hanya saja, Ketua Komisi Hukum DPR RI ini menegaskan pihaknya sama sekali tidak terpengaruh dengan upaya intrik yang muncul dari dalam maupun luar partai. Nah, saat menjelaskan poin ini, Benny bercerita soal janda dan bulan purnama. "Tetapi sikap kami terhadap gonggongan politik itu seperti cerita berikut ini," ucap Benny.

Dia menceritakan soal janda dan anjing miliknya yang keluar pada malam hari ketika bulan purnama tiba. "Setiap bulan purnama muncul, anjing milik si Janda itu menggonggong," cerita Benny.

Namun, kata Benny, gongongan anjing milik si Janda itu sama sekali tidak mempengaruhi terangnya bulan purnama pada malam hari itu. Alih-alih gongongan anjing itu meredupkan sinar bulan purnama, "Yang terjadi, bulan purnama semakin terang cahayanya," cetus Benny. Dia melanjutkan bulan purnama tak pernah meredup meskip anjing selalu mengongong.

Benny tak merinci siapa yang dimaksud dengan kiasan aktor yang muncul dalam cerita tersebut seperti janda, anjing, termasuk bulan purnama. Bisa saja, Benny mengandaikan posisi Partai Demokrat seperti bulan purnama yang senantiasa bersinar kendati banyak rayap dan parasit yang bermunculan. Entahlah. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
darwin maruli
Rabu, 8 Februari 2012 | 08:17 WIB
basi komentar kau benny!! semua org sdh tau kalo politik, jabatan dan kekuasaan di indonesia hanya alat utk menumpuk kekayaan!! semua jg tau kalo para elite kerjanya cuma "bancakan bagi2 kue APBN!" gak usah sok suci benny, pertanyaannya kekayaan yg kau punya saat ini hasil apa?
mars
Senin, 6 Februari 2012 | 09:08 WIB
nggak usah banyak omong, bosen dengernya. Korupsi itu enak apalagi pakai baju demokrat...
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.