INILAH.COM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik mengaku tidak mengerti apa itu Compressed Natural Gas (CNG) dan Liquid Gas for Vehicles (LGV).
Pengakuan itu terkuak saat rapat kerja dengan Komisi VII DPR terkait rencana pembatasan BBM subsidi dengan pokok bahasan pelaksanaan fungsi pengawasan di Gedung DPR, Jakarta Senin (30/1).
“Interupsi ketua, saya minta Pak Menteri menjelaskan dulu apa itu CNG dan LGV, kami tidak mengerti,” tanya Anggota Komisi VII, Nazarudin Kiemas di sela rapat tersebut.
Lalu apa jawaban mantan Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik. "Pak Nazarudin, saya juga enggak mudeng apa itu CNG dan LGV. Bapak insinyur dan saya juga insinyur. Senyum bapak sama seperti senyum saya juga, senyum engga ngerti," ujar Manteri ESDM, Jero Wacik disambut tawa kecil semua peserta rapat.
Terkait ketidaktahuan tersebut dia berharap hal itu tidak menjadi penghalang untuk tetap meneruskan program pembatasan BBM bersubsidi melalui konversi BBM ke BBG. "Saya engga ngerti bapak engga ngerti juga. Apalagi rakyat yang 80% engga ngerti. Jadi sabar saja, mari kita jelaskan kepada rakyat bersama-sama," pungkas dia. [mdr]