Kamis, 17 Mei 2012 | 12:12 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Korupsi 2012 Tinggi
Jelang Pemilu 2014, KPK Disandera Parpol?
Headline
Foto: Ilustrasi
Oleh: Laela Zahra
nasional - Minggu, 29 Januari 2012 | 21:40 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) memprediksi tingkat korupsi tahun 2012 tinggi. Perlu ada upaya pemerintah meredam korupsi besar-besaran untuk keperluan pemilihan umum (pemilu) 2014.

"Reproduksi korupsi harus dihentikan, Presiden harus ngomong itu, KPK harus perhatikan itu. Bagaimana supaya parpol (partai politik) memperoleh dana yang tidak korup," ujar Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Danang Widoyoko, di kantor ICW, Jl. Kalibata Timur IV D, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2012).

Korupsi yang terjadi besar-besaran pada tahun ini sebagai upaya untuk menggalang dana parpol menuju pemilu 2014. Menurutnya, hal tersebut akan menjadi ancaman Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberangus tindak kejahatan korupsi yang dilakukan para elit pemerintah.

"Oleh karena itu sejak awal sebetulnya ini menjadi ancaman pemberantasan korupsi, karena belum pernah dibicarakan bagaimana mengatur keuangan partai," kata Danang.

Program utama pemerintah tahun ini untuk memerangi korupsi pun ditanggapi pesimis oleh ICW. "Tidak akan banyak perubahan sebetulnya," kata Dadang.

Lebih jauh ia menjelaskan, pemberantasan tindak kejahatan korupsi masih akan memprihatinkan. Penindakan para koruptor akan begitu sulit, pasalnya, korupsi sudah menjadi tradisi dan semakin menjamur ke elit-elit penguasa.

"program UKP4 (Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan) utamanya pemberantasan korupsi, tapi fokusnya pencegahan. tapi begitu soal pelaksanaan atau penindakan, itu akan jadi masalah," tambahnya.

UKP4, lanjut Danang, seharusnya memberi perhatian juga bagaimana instansi penegak hukum (KPK, Polri, Kejaksaan) menangani kasus korupsi. "UKP4 sejauh mana menyikapi persoalannya, atau muncul resistensi dari instansi pemerintah. Jadi kita lihat UKP4 mencapai target-targetnya tahun ini," kata Danang. [mar]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.