Kamis, 17 Mei 2012 | 11:54 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Demokrat: Ada Pihak Luar Ingin PD Hancur
Headline
Ketua DPP PD Didi Irawadi Syamsuddin - ANTARA
Oleh: Agus Rahmat
nasional - Sabtu, 28 Januari 2012 | 07:30 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - DPP Partai Demokrat (PD) nampaknya tetap percaya bahwa ada pihak luar yang terus menggoyang PD. Apalagi, belakangan muncul isu terkait pelengseran posisi Ketua Umum DPP PD Anas Urbaningrum.

Ketua DPP PD Didi Irawadi Syamsuddin turut mengomentari terkait hal itu. Dia mengindikasikan, pihak-pihak di luar PD masih berkepentingan untuk melihat PD terus menurun dan jeblok di mata publik.

"Mungkin-mungkin saja yang menghembuskan isu ini orang luar, yang ingin bermain di air keruh," ujar Didi kepada INILAH.COM, Sabtu (28/1/2012).

Pasca pertemuan anggota Dewan Pembina dengan Ketua Dewan Pembina PD di Ciekas Bogor selasa (24/1/2012) lalu, rumor pelengseran Anas semakin santer. Apalagi, sehari sebelumnya Anas juga sudah diundang oleh SBY selaku Ketua Dewan Pembina.

Sejumlah anggota Dewan Pembina pun berkomentar berbeda. Hayono Isman yang meminta agar Anas meletakkan jabatannya sebagai Ketua Umum. Walau kemudian meralatnya dan mengatakan kader PD harus bersama SBY dan Anas.

Namun, lain hal bagi Didi. Dia melihat, isu-isu yang ada di luar adalah buah dari kepentinga-kepentingan eksternal yang ingin menggoyang PD.
"Ingin menghancurkan citra Partai Demokrat," kata anggota Komisi III DPR ini.

Terkait apa yang diharapkan dari pihak luar dengan kondisi ini, Didi enggan memberi tahu. "Tujuannya semua orang tahu lah," katanya diplomatis. Termasuk apakah kemungkinan karena urusan suksesi 2014, Didi juga tidak ingin spesifik mengarah ke hal tersebut."Bisa ia, bisa tidak," pungkas Didi. [gus]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
8 Komentar
fatahul azmi
Sabtu, 28 Januari 2012 | 18:54 WIB
memang iya kok, jaman gini menyangkal
seha
Sabtu, 28 Januari 2012 | 14:05 WIB
namanya juga politik
oposan
Sabtu, 28 Januari 2012 | 13:09 WIB
menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri. PD emang memble, jelas-jelas kesalahan intern kesalahan sendiri, nyalahin partai lain. bener gusdur. anggota dpr spt anak TK
epan
Sabtu, 28 Januari 2012 | 10:29 WIB
Partai DEMOKRAT punya kebiasaan nyalahin partai lain, ada masalah internal yg disalahin partai lain..ada isue ketuanya mau dilengserkan jg nyalahin partai lain..ehhh pengurusnya korupsi (koruptor kelas kakap)yang disalahin partai lainn..cape deh...
ibro
Sabtu, 28 Januari 2012 | 09:39 WIB
gw bukan anggota politik aja pengennya demokrat hancur lebur ..ga muncul lagi di muka bumi
ahmsd
Sabtu, 28 Januari 2012 | 09:22 WIB
eh, pihak luar, nyadar loe bro,kader sendiri yg ingin demokrat hancur dengan KKN,suap menyuap, sogok menyogok,korupsi makelar proyek, ngaca doong.....
Mamiek
Sabtu, 28 Januari 2012 | 08:59 WIB
Mas Didi menurut saya itu hanya analisa mas aza yg ada memang PD harus tegas memberantas segala ketidakwajaran sebagai pengurus partai sambil makelaran proyek dll^^^^^@
m.triswedi susilo
Sabtu, 28 Januari 2012 | 08:22 WIB
Tidak ada ceritanya pihak ketiga atau kambing hitam, selain karena ingin mencari pembenar agar dirinya tidak disalahkan. Segala sesuatu yang terjadi pada diri kita, asal mulanya adalah dari diri sendiri, dan bukan dari luar. Islam saja agama yang terbesar dan dari Allah, mengatakan bahwa hancurnya Islam juga dari dalam. Apalagi partai politik yang hanya dibuat oleh Manusia.Bagi saya, pihak ketiga, kambing hitam, hanyalah merupakan variabel belaka terhadap kehancuran atau kejayaan dari suatu partai. Cara terbaik, mestinya kita jangan saling menyalahkan dan mencari alibi pembenaran. Akan tetapi saling instropeksi. Jika salah segera mengakui kesalahan. Dengan begitu akan mengurangi keterpurukan. kalau didalamnya kokoh apa mungkin bisa digoyang?
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.