Kamis, 17 Mei 2012 | 11:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Alat Utama Sistem Pertahanan
Tak Harus Leopard, TNI Disarankan Lirik T-90
Headline
IST
Oleh: MA Hailuki
nasional - Senin, 23 Januari 2012 | 21:02 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Rencana pemerintah membeli 100 unit tank Leopard bekas dari Belanda tak bakal mulus.

Selain mendapat penolakan dari parlemen Belanda, kalangan Komisi I DPR juga menyarankan pemerintah membeli langsung kepada Jerman selaku produsen Leopard.

"Buat apa beli dari Belanda, kenapa tidak langsung ke Jerman saja yang jelas-jelas pembuatnya?" ujar anggota Komisi I DPR Ahmad Muzani, Senin (23/1/2012).

Sekjen Partai Gerindra ini mengatakan, Komisi I DPR tidak keberatan jika TNI AD ingin memperkuat diri membeli tank tempur kelas berat (main battle tank).

"Kami tidak keberatan jika TNI beli tank, tapi pertanyaannya kenapa harus dari Belanda? Lalu kenapa harus 100 unit? Kemudian apa harus jenis Leopard? Kenapa tidak tank T-90 atau T-72 Rusia?"

T-90 adalah Main Tattle Tank (MBT) buatan Rusia hasil pengembangan dari tank T-72. Tank paling modern di angkatan darat dan marinir Rusia ini dianggap satu kelas dengan tank Leopard 2A6 dan 2A7 buatan Jerman. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
xxx
Senin, 30 Januari 2012 | 11:07 WIB
boleh aja,,,asal DPR harus rela pembeliannya dengan cara G TO G,,,gimana????????
PURWANTO
Sabtu, 28 Januari 2012 | 10:51 WIB
BIASA, KEBANYAKAN KOMENTAR TDK MANFAAT, PADAHAL BANYAK YG TDK TAHU ALUT SISTA
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.