Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 06:28 WIB

Sultan HB X: Subuh Aja Belum, Sudah Ngomong Capres

Oleh : Farhan Faris | Sabtu, 21 Januari 2012 | 21:10 WIB
Sultan HB X: Subuh Aja Belum, Sudah Ngomong Capres
Sri Sultan Hamengkubuwono X - inilah.com/Wirasatria
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan masih terlalu dini untuk membicarakan soal pemilihan Presiden 2014. Sultan juga melihat semua nama yang disebut-sebut akan maju dalam Pilpres masih mempunyai peluang yang sama besar.

"Loh masih awal tahun 2012, baru awal bulan Januari kok udah ngobrolin capres-cawapres, subuh aja belum," ucap Gubernur DIY Yogjakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X, saat menghadiri Orasi Kebangsaan di Nurcholis Majied Institute, Jl. Ampera Raya No. 11, Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu, (21/1/2012).

Mengenai beberapa nama yang disebut mempunyai peluang besar untuk maju dalam Pilpres 2014, Sultan mengatakan saat ini dia melihat semua calon mempunyai peluang yang sama besar.

"Berbicara kemampuan yang dicalonkan, siapa saja pasti memiliki hal itu. Hanya saja yang paling kuat," ucapnya.

Saat ditanya adanya anggapan bahwa Presiden akan kembali dijabat oleh tokoh yang berasal dari tanah Jawa, Sultan mengatakan hal tersebut tidak bisa dipastikan. Dia pun enggan berkomentar jika saat ini ada yang mengatakan jika Sultan berpeluang maju dalam Pilpres mendatang.

"Jika dicalonkan, saya tidak punya komentar apa-apa. Presiden dari tanah Jawa, itu tidak bisa dipastikan, itu tergantung orang yang masuk ke TPS nanti. Kan yang masuk sana bukan hanya orang Jawa, seluruh orang di Republik ini. Tergantung pola mereka memilihnya saja," jelasnya.

Sultan Hamengkubuwono X hanya mengingatkan agar masyarakat bisa secara benar melihat siapa orang yang akan dipilihnya, dan kejujuran adalah modal utama dalam mencari pemimpin yang baik.

"Perlu melihat calon agar tidak berada dalam posisi beli kucing dalam karung. Masyarakat harus pandai dalam memilih. Di sisi lain, partai juga harus bisa mengcover para calon dengan suatu sistem. Jangan sampai calon yang dibawa kucing semua. Bahwa kejujuran adalah modal utama sebagai proses untuk menentukan calon pemimpin," jelasnya.[bay]

Komentar

x