Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 31 Maret 2015 | 15:26 WIB
Hide Ads

Pindad: RI Butuh Leopard Saingi Tank T72 Malaysia

Oleh : - | Jumat, 13 Januari 2012 | 13:37 WIB
Pindad: RI Butuh Leopard Saingi Tank T72 Malaysia
IST


INILAH.COM, Jakarta - Meski mampu membuat tank medium, PT Pindad menilai Indonesia tetap memerlukan tank besar seperti Leopard buatan Jerman.

Direktur Utama PT Pindad Adik Avianto Soedarsono mengatakan, Leopard dibutuhkan untuk memperkuat postur pertahan Indonesia dalam menandingi Malaysia.

"Malaysia punya tank kelas berat jenis T72 buatan Rusia, tank Leopard juga tank kelas berat seperti T72," ujar Adik seperti diberitakan inilahkoran, Jumat (13/1/2012).

Jika Kementerian Pertahanan (Kemenhan) jadi membeli Leopard, maka lanjut Adik, Pindad siap memproduksi amunisi peluru untuk Leopard.

Pindad telah menjalin kerjasama dengan Rheinmetall perusahaan otomotif dan industri pertahanan dari Jerman yang memproduksi Leopard. "Mereka berjanji akan sharing teknologinya sama kita salah satunay terkait rudal dan alutsista lainnya," jelas Adik. [mah]

9 Komentar

Image Komentar
GOOD - Kamis, 18 Oktober 2012 | 07:00 WIB
Kok sudah oktober belum tampak batang hidungnya si leo, jangan2 ?????..... setelah leo tiba,pindad harus bongkar 1 leo, pelajari, kemudian harus bisa membuat semacam leo versi indonesia tuk kemandirian alutsista indonesia
Image Komentar
HAZAN - Rabu, 8 Agustus 2012 | 23:06 WIB
Kalau ada anggota dpr yang tidak setuju dengan pembuatan ataupun pembelian persenjataan militer ri, suruh mereka saja yang maju duluan kalau ada pihak luar yang menyerang pulau-pulau di indonesia yang super banyak ini, suruh pakai bambu runcing. wakil rakyat tapi nggak bisa mewakili rasa kecemasan dan kekhawatiran rakyat akan kondisi peralatan perang tni yang serba kurang, tua, tidak bisa buat sendiri dan rawan embargo senjata dari negara pembuat atau negara-negara kuat dunia lainnya. harusnya didukung penuh terutama untuk buat sendiri maupun beli dari luar negeri, baik dana maupun fasilitas lainnya.nantinya akan berdampak juga terhadap kemajuan ekonomi negara dan martabat negara, kalau bisa lebih banyak buat senjata sendiri. bagaimana pemimpin dinegeri ini tidak punya komitmen kuat terhadap kemajuan sesuatu. kalau kondisi penjaga kedaulatan negara terus menerus seperti ini, rakyat merasa cemas dan khawatir terus menerus pula. lihat saja negara- negara yang kalah perang, bagaimana nasib rakyatnya dan negaranya sebagai akibat kalah perang.adakah harga dirinya, mereka akan malu menunjukkan jati dirinya didunia internasional.
Image Komentar
JULIUS - Selasa, 13 Maret 2012 | 20:55 WIB
Nanti indonesia beli tank yg terbaru yg tank gk bisa ditembak
Image Komentar
KODE 78 - Minggu, 11 Maret 2012 | 16:01 WIB
Yang ngk tahu tentang militer jangan komentar.
Image Komentar
BEN - Minggu, 19 Februari 2012 | 22:20 WIB
Emang nunggu diserang baru beli tank... tunggu hujan baru beli payung..... pakai logika dong kalau komentar.... he...he...e... lucu sampai sakit perut...

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.