INILAH.COM, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta agar aparat kepolisian tidak dilengkapi dengan senjata tajam dalam menangani aksi massa.
Wakil Sekjend PKS, Mahfudz Siddiq meminta agar sistem di Polri dievaluasi ulang. Menurutnya, aparat kepolisian tidak perlu dipersenjatai dengan senjata tajam, baik itu senjata api.
"Banyak hal yang harus kita tata ulang dari kepolisian. Mestinya mereka (polisi) tidak dipersenjatai dengan senjata tajam, kecuali unit khusus," jelas Mahfudz kepada INILAH.COM, Jakarta, Kamis (5/1/2012).
penggunaan senjata tajam dalam pengamanan aksi massa, kata Mahfudz, justru akan memicu tindak kekerasan. "Aksi massa tidak perlu menggunakan senjata tajam," tegas Ketua Komisi I DPR itu.
Lebih jauh ia menjelaskan, penggunaan senjata tajam untuk Polri kurang tepat. pasalnya, sesuai dengan protap tugas Polri hanya melayani dan mengayomi masyarakat.
"Tugas Polri hanya melayani masyarakat, jadi saya kira perlengkapan senjata tajam untuk Polri akan semakin memicu kasus tindak kekerasan," lanjutnya. [mar]