Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 01:38 WIB

Kapal Tenggelam di Jawa Timur

33 Orang Selamat, 215 Imigran Gelap Hilang

Minggu, 18 Desember 2011 | 04:15 WIB
33 Orang Selamat, 215 Imigran Gelap Hilang
Foto: Ilustrasi
facebook twitter

INILAH.COM, Jawa Timur - Sebanyak 33 orang bisa diselamtkan dari musibah kapal tengelam di Pantai Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Sabtu (17/12/2011). Sementara itu sedikitnya sembilan penumpang tewas, serta 215 orang lainnya belum ditemukan.

Kasubabbag Humas Polres Trenggalek AKP Siti Munawaroh menjelaskan korban sementara mendapatkan perawatan di RSUD Trenggalek. "Ada dua orang anak yang mendapat perawatan lainnya orang dewasa," kata Siti Munawaroh, Jawa Timur, Minggu (18/12/2011).

Sebagaimana diketahui, ratusan imigran dari Timur Tengah ini pertama kali ditemukan seorang nelayan rumpon, Jambe (25), warga Dusun Nggares RT 16/RW 5, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo sekitar pukul 14.00 WIB.

Jambe yang berniat mencari ikan di rumpon miliknya bersama tiga anak buah kapal, melihat titik-titik hitam dari kejauhan. Semakin dekat, ternyata ada ratusan orang yang mengapung di tengah laut dengan berpegangan apa saja.

Menurut Jambe, saat perahunya semakin mendekat, ratusan orang tersebut berlomba berenang dan berebut mencapai perahunya. Karena banyaknya orang yang berebut, perahu yang sejatinya hanya muat 10 orang tersebut hampir tenggelam. Para korban yang berhasil diselamatkan rata-rata mengalami luka gores hingga memar di tubuhnya, serta mengalami dehidrasi.

Esmat Adine (25) salah satu korban menjelaskan, kapal yang ditumpanginya berangkat dari Jakarta, Kamis (15/12/2011), dan dalam perjalanan menuju Pulau Christmas di Australia. Kapal tersebut sebenarnya hanya buat sekitar 100 orang, namun dipaksakan memuat 250 orang. Mereka berasal dari Iran, Afganistan, Turki, dan Irak.

Sampai di laut Prigi, tiba-tiba cuaca buruk disertai ombak yang besar. Esmat memperkirakan ombak lebih dari 5 meter. Setelah sempat terombang-ambing, kapal yang terbuat dari fiber tersebut akhirnya tenggelam dengan posisi ekor kapal lebih dulu. [beritajatim/mar]

Komentar

x