Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 06:24 WIB

Pemilu 2014

Golkar dan PDIP Jalin Kemesraan di Pilpres 2014?

Minggu, 18 Desember 2011 | 02:45 WIB
Golkar dan PDIP Jalin Kemesraan di Pilpres 2014?
ist
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Kemesraan partai Golkar dan PDI Perjuangan semakin terlihat. 'Banteng moncong putih' itu sepertinya akan berteduh di 'Pohon Beringin'.

Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengakui, pihaknya mendapat ajakan dari tokoh PDIP Taufik Kemas yang juga sebagai suami dari Ketua Umum PDIP itu untuk berkoalisi pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014.

"Kami tersanjung, atas ajakan (koalisi) simpatik dari mas Taufik Kemas. beliau tokoh sentral di PDIP," ungkap Priyo pada acara Himpunan Praktisi Radio dan Media Online (HIPRO), di Surabaya, Sabtu (17/12/2011).

Lebih jauh Wakil Ketua DPR itu menjelaskan, partai pimpinan Aburizal Bakrie itu tidak keberatan jika nanti akan berkoalisi pada Pemilu 2014. Dijelaskannya, perseteruan Partai Golkar dan PDIP pada jaman Orde baru tidak akan menjadi penghambat.

"Saya rasa tidak ada hambatan ideologis ketika berkoalisi. Perseteruan itu kan jaman pak Harto dulu. sekarang saya sangat akrab dengan tokoh-tokoh PDIP, terutama dengan mas Taufik Kemas," imbuhnya.

Menurutnya, Golkar dan PDIP mempunyai banyak kemiripan, tentang nilai-nilai nasionalisme serta kebangsaan. "Golkar dan PDIP itu hampir mirip, tentang empat pilar yang sama, mempunyai semangat kebangsaan yang sama," ujarnya.

Pemilukada DKI Jakarta, jelas Priyo, jika memungkinkan pihaknya akan mencoba bersanding dengan PDIP. Koalisi pada perhelatan Cagub DKI sebagai uji coba menghadapi Pilpres 2014.

"Kenapa tidak. di beberapa daerah, kita berkolisi dan berhasil memenangkan perhelatan baik cagub maupun cabub. intinya kita terbuka menerima pertemanan," pungkasnya. [beritajatim/mar]

Komentar

x