Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 01:38 WIB

Tertangkap Bawa Sabu

Politisi Golkar Terancam 12 Tahun Penjara

Oleh : Harian Haluan Riau | Selasa, 6 Desember 2011 | 03:45 WIB
Politisi Golkar Terancam 12 Tahun Penjara
IST
facebook twitter

INILAH.COM, Taluk Kuantan - Anggota DPRD Kabupaten Kuansing dari Partai Golkar, Ms, yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 1,41 gram, terancam hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 12 tahun penjara.

MS kedapatan membawa sabu, di Desa Sako, Kecamatan Pangean Sabtu (3/12/2011) lalu. Untuk sementara anggota dewan itu terindikasi sebagai pemakai, sesuai pasal 112 dan 127 Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

"Kepolisian terus melakukan pemeriksaan guna melengkapi berkas perkara. Penyidik juga berupaya keras megungkap asal muasal barang haram tersebut," jelas Kasatresnarkoba, AKP Elmansyah Talambuana, Senin (5/12/2011).

Dikatakannya, tidak tertutup kemungkinan tersangka dijerat pasal berlapis, karena masih ada dugaan selain pemakai, tersangka juga sekaligus pengedar.

"Ini kan baru indikasi dari hasil pemeriksaan kita sementara. Karena itu kita terus mendalami pemeriksaan, sebab tidak tertutup kemungkinan tersangka juga sebagai pengedar," sambungnya.

Lebih lanjut ia menyatakan, saat ini penyidik sudah mendapatkan informasi terbaru terhadap jaringan narkoba di Kuansing terkait kasus tersebut. Elmansyah menyebutkan, pihaknya sudah mengantongi beberapa nama yang saat ini menjadi buruan petugas.

"Dari pengungkapan kasus ini, sekarang sudah ada beberapa nama yang kita kantongi sebagai Target Operasi (TO), tenang saja lah, pokoknya kita sangat komit untuk memberantas peredaran narkoba di Kuansing ini," ujarnya optimis.

Sedangkan mengenai banyaknya tanggapan masyarakat yang pesimis bahwa kepolisian akan mampu menuntaskan kasus yang menimpa salah seorang oknum anggota DPRD yang terkenal dari keluarga kaya raya dan sangat berpengaruh di Kabupaten Kuansing ini, Elmansyah secara tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak akan pandang bulu dalam memproses suatu perkara hukum.

"Kita akan buktikan kepada masyarakat Kuansing bahwa pihak kepolisian tidak akan tebang pilih dan tidak akan bisa diintervensi oleh siapapun, kita akan buktikan ini," ucapnya. [mar]

Komentar

x