Kamis, 18 Desember 2014 | 04:46 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Jembatan Suramadu Dikhawatirkan Runtuh
Headline
Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo - pelabuhanku
Oleh:
nasional - Selasa, 29 November 2011 | 14:14 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Surabaya - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Soekarwo merisaukan tragedi runtuhnya Jembatan Kutai Kartanegara Ing Martapura alias Jembatan Tenggarong yang memakan korban jiwa terjadi juga di Jatim. Untuk itu, Pakde Karwo juga menitipkan secara khusus kepada Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto untuk melakukan pengawasan Jembatan Nasional Suramadu.

"Kemarin waktu saya ditelpon Pak Menteri PU, saya bilang tolong titip untuk pengawasan Jembatan Nasional Suramadu," kata Pakde kepada wartawan di gedung negara Grahadi Surabaya usai upacara peringatan HUT Korpri, Selasa (29/11/2011).

Menurut dia, saat ini prediksi usia jembatan bisa menjadi berkurang, karena tidak disiplin dalam penggunaannya. Kondisi jembatan itu bisa dilihat dari empat aspek, yakni bagaimana proses pembuatannya saat itu, pemeliharaannya secara rutin, disiplin pengguna lalu lintas dan juga operasional teknis tiap jembatan yang tidak sama.

"Harus dicek berapa ton muatan truk yang lewat, truknya berapa gandar, tekanannya dan sebagainya. Ada kelebihan muatan pada kendaraan hanya diberi sanksi denda, sementara muatan yang berlebih belum ada tempat untuk menyimpannya. Kalau ada gudang, nggak ada petugas yang menunggunya," tegasnya.

Pemprov meminta masyarakat tidak terlalu takut terhadap keselamatan pemakai jembatan di Jatim, pasca ambruknya Jembatan Mahakam di Kutai kartanegara, Kalimatan Timur, Sabtu (26/11/2011).

Pakde juga menugaskan Dinas PU Bina Marga Jatim dan instansi terkait untuk melakukan pengawasan pada kondisi jembatan-jembatan yang ada di Jatim. "Kemarin yang jebol di Lamongan juga sudah di cek. Jembatan Porong juga sedang dilakukan pemeriksaan, karena itu masalah teknis," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa jembatan roboh kembali terulang. Setelah Jembatan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur, tragedi itu kini menimpa jembatan di Desa Bantungan, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo.

Jembatan itu runtuh saat dilakukan perbaikan pada Senin (28/11/2011) kemarin. Akibatnya, seorang pekerja bernama Dedy Firmansyah (25) tewas di lokasi kejadian, sementara empat orang pekerja lainnya luka-luka. [beritajatim.com]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER