Kamis, 17 Mei 2012 | 11:02 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Polri Akui Anggotanya Terima Dana dari Freeport
Headline
Saud Usman Nasution - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution
Oleh: Soemitro
nasional - Senin, 28 November 2011 | 16:35 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution, menegaskan bahwa dana bantuan dari PT Freeport Indonesia kepada anggotanya di Polda Papua bisa dipertanggungjawabkan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Polri melalui Polda Papua, dana bantuan yang diberikan PT Freeport Indonesia adalah Rp1,25 juta per anggota. Uang itu diterima setiap bulan selama mengamankan perusahaan asing tersebut.

"Polri dalam hal ini Polda Papua, tidak pernah menerima dari PT Freeport sebesar US$14 juta. PT Freeport hanya memberikan Rp1,25 juta perorang per bulan di lapangan," ujar Saud di Mabes Polri, Senin (28/11/2011).

Dana ini, imbuhnya, sudah dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan. Karenanya Polri mengklaim tidak ada penyimpangan di dalamnya.

Adapun bantuan berupa fasilitas, Polri merujuk nota persetujuan Polda Papua dengan PT Freeport. Dalam MoU tersebut disebutkan bahwa PT Freeport siap memberikan sarana fasilitas, baik sarana prasarana transportasi, akomodasi, hingga konsumsi selama pelaksanaan di lapangan.

Sebelumnya, Polri memberangkatkan tim audit internal ke Papua sejak Oktober akhir untuk menelusuri penerimaan dana pengamanan pertambangan emas tersebut. Tim terdiri dari Divisi Inspektorat Pengawasan Umum, Badan Pemeliharaan Keamanan, dan Divisi Profesi dan Pengamanan. [mvi]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.