Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 07:07 WIB

Seleksi Pimpinan KPK

Molor, KPK Ingatkan Komisi III DPR

Oleh : Santi Andriani | Rabu, 23 November 2011 | 03:00 WIB
Molor, KPK Ingatkan Komisi III DPR
Juru Bicara KPK, Johan Budi SP - inilah.com/Agus Priatna
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan berpotensinya terjadi kekosongan kepemimpinan jika Komisi III DPR terus menunda penyeleksiaan dan pemilihan Pimpinan KPK periode 2011-2014 mendatang.

Seleksi hari pertama terpaksa ditunda akibat adanya kesalahan administrasi laporan harta kekayaan calon pimpinan (Capim) KPK.

"Ini (kekosongan kepemimpinan, red) akan berimplikasi pada hukum. Nah ini mohon diperhatikan, kalau memang mau ditunda-tunda jangan sampai melewati 17 desember 2011," sebut Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/11/2011).

Johan menjelaskan, jika hingga masa jabatan empat pimpinan saat ini selesai namun belum ada pengganti, maka akan terjadi demisioner. Empat pimpinan itu tidak boleh lagi mengambil keputusan apapun karena Keputusan Presiden (Kepres) pengangkatan mereka hanya berlaku sampai 17 Desember 2011 mendatang.

"Ya buat keputusan apapun. Tidak bisa menangkap, tidak bisa menaikkan kasus ke tahap penyidikan. Tapi kalau secara institusi, penyidik dan penuntut umum bisa melakukan pengusutan kasus lama," jelas Johan Budi.

Walau masih ada Ketua KPK Busyro Muqoddas yang masa jabatannya hingga empat tahun mendatang, Johan Budi tidak mau berandai-andai. Dia tidak menjamin kepemimpinan seorang diri akan diterima, khususnya oleh DPR.

Johan berkaca pada pengalaman sebelumnya dimana pimpinan KPK tinggal dua yaitu Mohamad Jasin dan Haryono Umar, karena Pimpinan KPK lainnya yaitu Antasari Azhar, Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah sedang tersangkut perkara di Mabes Polri.

"Itu debatable. Jangankan satu, kemarin tiga aja kan dipersoalkan. Jadi nanti pasti ada persoalan. Jadi daripada dipersoalkan mending sebelum tanggal 17 Desember 2011 sudah ada pimpinan baru," pungkas Johan Budi. [gus]

Komentar

x