INILAH.COM, Jakarta - Komisi I DPR menduga publik tak akan percaya terhadap audit dana setoran PT Freeport Indonesia kepada personel TNI/Polri dilakukan oleh internal TNI/Polri.
"Langkah polri tidak salah, tapi apakah publik percaya kepada hasil investigasinya, itu masalahnya," ujar Wakil Ketua Komisi I, TB Hasanuddin kepada INILAH.COM, Selasa (8/11/2011).
Hasanuddin menegaskan, Komisi I akan terus mengawal kasus setoran PT Freeport kepada oknum aparat sampai tuntas. Untuk itu Komisi I akan memperdalam kembali laporan aliran dana tersebut.
"Komisi I akan memperdalam dana yang masuk TNI nya, berapa? Dipakai apa? Dan kalau ada pelanggaran hukum ya kita anjurkan menindaknya," tegasnya.
Bahkan ia mengatakan Komisi I sudah mengagendakan pemanggilan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo untuk memperdalah kasus tersebut. "Setelah reses , setelah tanggal 14 November," jelasnya. [mah]