Find and Follow Us

Senin, 18 November 2019 | 06:59 WIB

Tawuran Antar Mahasiswa Makassar Kembali Terjadi

Oleh : Suriani | Sabtu, 29 Oktober 2011 | 21:28 WIB
Tawuran Antar Mahasiswa Makassar Kembali Terjadi
inilah.com/Dok
facebook twitter

INILAH.COM, Makassar - Tawuran antar mahasiswa berbeda etnik kembali terjadi di Makassar. Usai saling serang polisi menyisir kedua asrama mahasiswa puluhan senjata tajam dan senjata api rakitan diamankan.

Kejadian berawal ketika, Sabtu (29/10/2011) dini hari, asrama
mahasiswa etnis tertentu di Jalan Adipura, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar diserang oleh 10 orang dengan menembakkan senpi rakitan dan lemparan batu.

Akibatnya, empat buah jendela lantai di lantai dua pecah akibat terkena lemparan batu. Melihat hal tersebut mahasiswa yang ada di dalam sekret langsung melakukn perlawanan. Pelaku yan mengendari sepeda moto melarikn diri ke arah Jalan Urip Sumiharjo.

Mahasiswa yang sekretnya diserang kemudian saling memanggil kemudian sekitar 300 orang mahasiswa kemudian menutup total Jaln Urip Sumiharjo. Namun aksi mahasiswa kemudian sekitar pukul .01.00 wita aparat gabungan polsek Panakukkang dan
Polrestabes Makassar membubarkan mereka.

Tak lama kemudian, Wakapolres Makassar tiba di tempat kejadian (TKP) untuk memantau situasi. Pasalnya, mahasiswa yang memblokir jalan kembali ke Jlan Urip Sumiharjo dan berkonvoi menuju arah Jalan Pogntiku.

Bersamaan dengan itu, sekelompok mahasiswa dari etnik lain yang diduga penyerang asrama di Jalan Adipura langsung menyerang dari dalam lorong. Akibatnya, terjadi aksi tawuran dengan menggunakn batu dan senjata rakitan pelontar (papporo).

Tak berlangsung lama, aparat kepolisian yang tadinya berada di sekitar TKP langsung melakukan upaya pembubaran dan pengejaran, dibantu dari personil Brimobda Sulselbar.

Usai membubarkan kedua kubu, polisi kemudian melakukan penyisiran dan penggerenbekan di kedua asrama mahasiswa berbeda etnik ini.

Sebanyak 72 orang dari massa etnis di Jalan Adipura diamankan beserta beberapa senjata api jenis papporo serta senjata tajam jenis badik dan parang di bawa ke Mapolrestabes.

Sementara di asrama mahasiswa di Jalan Pongtiku ditemukan senjata api rakitan model pistol beserta empat butir amunisi di kamar 1. Di dalam kamar juga diamankan dua oranga yakni Aditya (24)dan Andi (24) masing-masing mahasiswa Unhas Fakultas Hukum Angkatan 2006.

Selain itu, sejumlah barang bukti senjata tajam jenis parang dan badik serta seratusan mahasiswa yang berada di asrama dikawal menuju kantor Dit Lantas Polda Sulselbar Jalan A. P. Pettarani. [lal]

Komentar

x