Find and Follow Us

Selasa, 12 November 2019 | 07:01 WIB

Kemenkominfo Serius Basmi Penyedot Pulsa Ilegal

Oleh : R Ferdian Andi R & Bayu Hermaw | Rabu, 5 Oktober 2011 | 23:08 WIB
Kemenkominfo Serius Basmi Penyedot Pulsa Ilegal
Menkominfo Tifatul Sembiring - inilah.com/syamsudin
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring meminta kepada semua operator telekomunikasi untuk menghentikan penyedia konten-konten nakal yang bisa menyedot pulsa secara ilegal.

Hal itu disampaikan oleh Menkominfo Tifatul Sembiring usai mengadakan pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan-perwakilan dari operator telekomunikasi yang ada di Indonesia. Dari hasil pertemuan hari ini disepakati untuk menghentikan penyedia konten-konten nakal yang menyedot pulsa pengguna handphone secara ilegal.

"Ada lima poin yang kami sepakati tadi, akan kita pantau terus pelaksanaannya di lapangan. Karena sudah sangat meresahkan masyarakat," ujar Tifatul di Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Lebih lanjut Tifatul menjelaskan poin pertama dari pertemuan yang diadakan hari ini adalah Kemenkominfo meminta operator dan content provider(CP) untuk taat hukum, dan bagi yang terbukti bersalah akan dikenai sangsi.

"Kedua operator harus benar-benar memberikan penjelasan kepada publik, melalui televisi atau cetak, mengenai cara meregistrasi dan unreg dari suatu pelayanan berbayar. Pemotongan pulsa pelanggan harus seizin yang bersangkut," jelas Tifatul.

Dari pertemuan itu juga ditemukan bahwa nomor yang sering mengerus pulsa biasanya mengunakan nomer short character seperti ABCD. "Sedangkan SMS dari nomor 08XXXXXXXX yang sering dikeluhkan adalah pelaku penipuan-penipuan," ujarnya.

Tifatul juga mengatakan Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) dan regulator telah menerima 7.000 pengaduan melalui nomor 159 dan lebih dari 90% pengaduan itu sudah ditangani bersama operator. "Sekitar 60 content provider saat ini sudah di black list, para operator tidak boleh lagi berbisnis dengan mereka," ucapnya.

Sementara terkait SMS jasa Premium, Menkominfo mengatakan jika memang sifatnya positif dan mengikuti aturan hukum tetap boleh berjalan sebagai dukungan terhadap industri kreatif. Lebih lanjut sebagai bentuk keseriusan menindak penyedot pulsa ilegal ini, Kemenkominfo akan bertemu dan membahas masalah ini dengan Bareskrim Polri. "Kita minta kepolisian memproses secara hukum, dugaan penggerusan pulsa secara illegal," tegas Tifatul.[bay]

Komentar

x