Sabtu, 26 Juli 2014 | 22:10 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Terasa 'Biasa'
Headline
yustisi.com
Oleh:
nasional - Sabtu, 1 Oktober 2011 | 10:17 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2011 di Monumen Pancasila Sakti Lubang Buaya, Jakarta Timur, Sabtu (1/10/2011) terasa hambar.

Tak seperti pada era Orde Baru yang menggelar upacara Kesaktian Pancasila secara besar-besaran, upacara berlangsung biasa-biasa saja.

Presiden SBY bertindak selaku Inspektur Upacara. Kemudian Pembacaan teks Pancasila dilakukan oleh Ketua DPD RI Irman Gusman. Dan pembacaan teks pembukaan Undang-undang Dasar 1945 oleh Wakil Ketua MPR RI Ahmad Farhan Hamid.

Upacara dihadiri Wakil Presiden Boediono dan sejumlah menteri anggota Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) Jilid II. Dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 08.30 WIB.

Usai upacara, Presiden menyalami perwakilan keluarga Jenderal yang menjadi korban Gerakan 30 September PKI. SBY menyempatkan berbincang sejenak dengan mereka sebelum meninggalkan lapangan upacara.

Upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila hari ini juga dilakukan tanpa amanat Presiden SBY. "Tidak ada amanat dari Pak Presiden," ujar Sekertaris Jenderal (Sekjen) Sejarah dan Purbakala, Soeroso yang juga menjadi panitia acara Upacara Peringatan Kesaktian Pancasila.

Di tahun sebelumnya juga Presiden SBY tidak memberikan amanat pada Peringatan Hari Kesaktian Pancasila. "Di tahun sebelumnya, pak Presiden juga tidak memberikan amanat," jelas Soeroso. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER