Sabtu, 20 September 2014 | 08:52 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Perkembangan Kepri Sangat Menggembirakan
Headline
berita21.com
Oleh: Haluan Kepri
nasional - Minggu, 25 September 2011 | 05:12 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, TANJUNGPINANG - Memperingati hari jadinya Provinsi Kepri yang ke 9, seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) melaksanakan upacara bendera di lapangan kantor Walikota Tanjungpinang di Senggarang, Jumat (23/9).

Upacara dipimpin langsung oleh Walikota Tanjungpinang Suryatati A Manan. Usai upacara, Walikota menyerahkan secara simbolis Al-Quran kepada pegawai di lingkungan pemerintahan dalam menyongsong Provinsi Kepri Sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), tingkat Nasional ke-25 tahun 2014 serta pencanangan gerakan membaca Al-Quran.

Suryatati A Manan dalam kesempatan itu mengatakan, sudah 7 tahun Pemerintahan Provinsi Kepri membangun telah memberikan hasil yang menggembirakan. Kemajuan yang dicapai selama ini oleh Pemerintahan Provinsi Kepri ialah dapat dilihat dari beberapa indikator pembangunan.

Antara lain, pertumbuhan ekonomi yang setiap tahunnya rata-rata 6,5 persen, ini selalu berada di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Pada tahun 2010 yang lalu, ekonomi Kepri berhasil tumbuh sebesar 7,2 persen. Untuk itu, harapan kedepannya pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri dapat mencapai 8 persen pada tahun 2015.

"Peningkatan ini terus naik setiap tahunnya, peningkatan ini juga merupakan peningkatan yang sangat baik untuk pertumbuhan ekonomi disuatu daerah,"kata Tatik.

Selain itu, untuk perkembangan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Povinsi Kepri selama periode 2004-2010 juga menunjukkan kenaikan yang cukup signifikan dalam menghasilkan barang dan jasa. Pada tahun 2004 PDRB Provinsi Kepri berjumlah 36,7 triliun, maka pada tahun 2010 meningkat menjadi Rp 71,6 Triliun, serta tingkat inflansi sampai agustus 2011 di Kepri (Batam) sebesar 2,48 persen dibawah angka inflansi nasio nal yang sebesar 2,6 persen.

"Dengan menjadi Provinsi sendiri, maka banyak kenaikan yang dialami Kepulauan Riau dalam pembangunannya, "ucapnya

Masih kata Tatik, Untuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada tahun 2010 Provinsi Kepulaua Riau (Kepri) berada pada peringkat ke 6 dari seluruh Provinsi se Indonesia. Nilai yang didapat dari IPM Provinsi Kepri yakni dengan nilai 74,54. Selain itu, untuk tingkat pengangguran selama kurun waktu 2006 sampai 2010 di Provinsi Kepri cenderung menurun. Selain tingkat pengangguran yang turun, pada indikator kesehatan juga menunjukkan perbaikan.

"Untuk tingkat pengangguran dan kesehatan selama ini sangat bagus sekali, dan juga IPM Provinsi Kepri diurutan ke 6 dari seluruh Provinsi se Indonesia, "ujar Tatik.

Dengan begitu, imbuh Tatik, dalam mengupayahkan Sumber Daya Kelautan (SDK) yang semaksimalnya, semua mobilitas penduduk dan barang bisa lancar , sehingga kegiatan ekonomi masyarakat menjadi cepat berkembang.

"Saya berharap agar kita menurunkan secara gencar warisan budaya melayu kepada generasi muda sekarang ini yang sudah mulai luntur," harap Tatik.(NDR)

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER