Jumat, 31 Oktober 2014 | 12:29 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Serangan Balik PKS Terhadap Presiden SBY?
Headline
inilah.com/Agus Priatna
Oleh: Herdi Sahrasad
nasional - Senin, 19 September 2011 | 20:56 WIB

INILAH.COM, Jakarta - Setelah lepas dari penjara, politisi PKS Muhammad Misbakhun, melakukan serangan balik terhadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Caranya? Ia menuduh SBY telah melakukan kebohongan publik.

Menurut Misbakhun, Presiden SBY mengaku tidak dimintai pendapat dalam pengambilan keputusan pemerintah melakukan bailout untuk Bank Century senilai Rp6,7 triliun. Namun pernyataan itu, kata Misbakhun, kini terbantahkan.

Pasalnya, Menteri Keuangan saat itu Sri Mulyani Indrawati sempat tiga kali mengirimkan surat kepada Presiden terkait bailout Bank Century. Surat tersebut masing-masing dikirim pada 25 November 2008, 4 Februari 2009, dan 3 Agustus 2009. Surat pertama berupa laporan kepada Presiden ditembuskan ke Sekretariat Negara dan ditandatangani oleh Srimulyani dan Boediono.

"Pada surat kedua, laporan lagi ke Presiden. Dia (Sri Mulyani) mengingatkan Presiden bahwa dia pernah mengirimkan surat yang pertama. Dia mengingatkan keputusan bailout disertai pertimbangan teknis," kata Misbakhun.

Sri Mulyani kemudian kembali mengirimkan surat ketiga pada 23 Agustus. Dalam selembar surat itu Srikandi Century tersebut mengingatkan bahwa ia pernah berkirim surat pertama dan kedua. Surat ketiga ada lampiran executive summary dan laporan. Mungkin Sri Mulyani tahu juga sifat SBY sering lupa, makanya diingatkan.

Penilaian itu dikemukakan Muhammad Misbakhun, salah satu dari sembilan inisiator hak angket kasus Bank Century di DPR, dalam diskusi di Jakarta, Minggu (18/9).

Melihat berbagai kejanggalan, keganjilan dan keruwetan skandal itu, politisi PKS lainnya yang juga anggota Tim Pengawas Kasus Bank Century (Timwas Century) Fachri Hamzah mengungkapkan adanya dorongan kuat dari parlemen untuk menyelesaikan kasus bail out Bank Century melalui proses hak menyatakan pendapat di DPR.

Menurut Fachri, kalau mau menyelesaikan masalah Century ini mungkin jawabannya bukan di KPK, tapi di DPR. Karena kasus Century yang memulai adalah dewan dengan menyatakan hak angket, maka dewan juga yang harus mengakhiri dengan menggunakan hak menyatakan pendapat.

Menurunya, KPK tidak mampu menginvestigasi adanya kesalahan penyelenggara negara terkait bail out Bank Century dalam ranah hukum pidana umum maupun pidana khusus. "Sebagian teman-teman KPK menganggap ini (bail out Century) ranah hukum tata negara. Ini kasus korupsi, tapi tidak bisa diinvestigasi dengan pidana umum atau pidana khusus," kata Fachri.

KPK terkendala kerumitan regulasi sehingga tidak dapat masuk terlalu jauh menyelidiki institusi tertentu. Juga tidak dapat merumuskan tindak pidana korupsi dalam kasus ini karena elemen-elemen yang terlibat tidak dikategorikan sebagai pejabat negara atau pegawai negeri.

Di mata publik, belum jelas apakah kasus bail out Century bisa diselesaikan sebelum masa kepemimpinan KPK periode ini yakni Desember 2011. Namun serangan politisi PKS atas SBY tersebut merupakan sinyal bahwa Centurygate bisa dijadikan bargaining oleh parpol koalisi untuk ‘mendikte atau menggertak’ SBY. Inilah duduk perkara mengapa negeri ini menjadi sarat masalah yang membuat rakyat dan mahasiswa makin gerah. [mdr]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
3 Komentar
ahmad
Minggu, 25 September 2011 | 09:03 WIB
jangan saling tuduh menudu ,urusin rakyat tuh .pada susah
anto
Jumat, 23 September 2011 | 06:50 WIB
ngimpi kalo bisa terungkap..........sama ama BLBI jaman suharto ini mah.....pepesan kosong ujung-ujungnya rakyat yg dibooingin.....pinjem katanya samsul maarif...taik kucing.....
Irwan Taher
Selasa, 20 September 2011 | 01:53 WIB
Selama kepemimpinan SBY kasus Century tdk bakal diungkap ! Ingat kasus Century - KPU adalah satu paket yg dpt membatalakan PEMILU 2009, bagaimana mungkin akan diungkap ???
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER