Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 April 2015 | 17:56 WIB
Hide Ads

Inilah Salah Satu Karomah Abah Anom

Oleh : - | Selasa, 6 September 2011 | 16:50 WIB

Berita Terkait

Inilah Salah Satu Karomah Abah Anom
KH Shohibulwafa Tajul Arifin alias Abah Anom - blogspot.com

INILAH.COM, Jakarta - Ulama kharismatis asal Tasikmalaya, KH Shohibulwafa Tajul Arifin alias Abah Anom dikenal memiliki karomah layaknya wali.

Kisah karomah Abah Anom tersebut dituturkan KH M Abdul Gaous Saefulloh atau Ajengan Gaos salah satu pimpinan Pondok Pesantren Suryalaya Tasikmalaya, Jawa Barat.

Suatu ketika, Abah Anom didatangi KH Maksum yang memiliki seorang istri yang sedang mengandung. Menurut vonis dokter, istri kiai tersebut bukanlah kehamilan normal yang melainkan kanker yang harus dibuang.

Kiai Maksum meminta doa Abah Anom agar istrinya diberi kelancaran saat operasinya nanti. Lalu Abah Anom mendoakan agar kanker tersebut menjadi janin hidup. "Heug, sing jadi jelema (mudah-mudahan biar menjadi manusia, red)", ujar Abah Anom dengan suara teduh.

Setelah pertemuan itu, istri Kiai Maksum merasakan gerakan-gerakan dalam rahimnya itu, lalu memeriksakan diri ke dokter. Dokter pun sama terkejutnya dengan pasangan istri Kiai Maksum sebab janin mati itu atas izin Allah SWT berubah menjadi janin hidup.

Setelah sembilan bulan mengandung, janin itu lahir menjadi seorang bayi laki-laki yang diberi nama Sufi Firdaus. Idos panggilan anak itu, hingga saat ini masih hidup dan mengabdikan dirinya untuk menjadi murid Abah Anom.

Abah Anom meninggal dunia pada usia 96 tahun, Senin (5/9/2011) sekitar pukul 11.30 WIB atau bertepatan dengan hari jadi Pesantren Suryalaya 5 September 1905. [mah]

2 Komentar

Image Komentar
DIDI - Kamis, 12 Juli 2012 | 16:28 WIB
Ya allah
Image Komentar
M.HIDAYAT - Selasa, 27 September 2011 | 20:29 WIB
Maha suci allah dengan segala keagunganya,...tidak ada yang mustal didunia ini bila allah sudah menghendakinya,...allohuakbar!!!

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.