Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 06:32 WIB

Suap Kemenakertrans Mirip Kasus Anggodo

Oleh : Marlen Sitompul | Jumat, 2 September 2011 | 20:08 WIB
Suap Kemenakertrans Mirip Kasus Anggodo
Anggodo Widjojo - inilah.com
facebook twitter

INILAH.COM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencoba menangani kasus dugaan suap di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) seperti kasus Anggodo Widjojo. Yakni, mengenakan pasal percobaan panyuapan.

KPK mengenakan pasal percobaan penyuapan kepada dua tersangka Sekretaris Direktorat Jenderal Pembinaan, Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Ditjen P2KT) I Nyoman Suisnaya dan Kabag Perencanaan dan Evaluasi Ses Ditjen P2KT Dadong Irbarelawan.

Percobaan penyuapan disini, yakni bahwa dua tersangka pejabat eselon dua dan tiga ini, berkolaborasi dengan pengusaha bernama Dharnawati berusaha melakukan penyuapan kepada Muhaimin.

"Karena uangnya belum nyampai ke dia (Muhaimin) maka sangkaannya adalah percobaan penyuapan," ujar Wakil Ketua KPK, M Jasin kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (2/9/2011).

Adanya pasal percobaan penyuapan, juga didasarkan bahwa, KPK tidak bisa menjerat Nyoman dan Dadong lantaran yang bersangkutan bukan termasuk pejabat negara yang bisa ditangani KPK sebagaimana tercantum dalam undang-undang (UU) KPK.

Apakah Muhaimin masih bisa dijerat dengan UU tindak Pidana Korupsi? "Yang dicoba disuap kan penyelenggara negara. Kita lihat saja nanti (pada perjalanan kasus)," kata Jasin.

Sebagaimana diketahui, pada kasus Anggodo, KPK menjerat dengan pasal percobaan penyuapan. Hal itu, dilakukan agar KPK bisa menyidik perkara tersebut meski Anggodo bukan pejabat negara. [tjs]

Komentar

x