Sabtu, 1 November 2014 | 05:51 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Harga Tanah Banjarbaru Melonjak Hebat
Headline
Oleh: Harian Media Kalimantan
nasional - Kamis, 18 Agustus 2011 | 01:27 WIB

INILAH,COM, Banjarmasin - Sejak pemerintahan Provinsi Kalsel dipindahkan ke Banjarbaru, yang ditandai dengan pembangunan gedung baru di Jalan Trikora, harga tanah di kota idaman ini terus melonjak hebat. Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP)-nya meningkat hingga mencapai ratusan persen.

“Dulu harga tanah di Trikora, areal perkantoran gubernur di Banjarbaru hanya sekitar Rp7.000/meter. Setelah Pemprov membeli untuk keperluan perkantoran, harganya menjadi Rp 14 ribu/meter. Dan setelah kantor tersebut dibangun harga tanah di sana mencapai Rp 100 ribu/meter hingga Rp200 ribu/meter,” ungkap H Hamdi, Owner Perumahan Benawa Raya, Banjarbaru di sela-sela acara buka Puasa DPD REI Kalsel, Rabu (17/8).

Menurut dia, untuk mendapatkan tanah di areal tersebut pun saat ini terbilang cukup sulit. Mengingat lahan yang dikuasai pemprov mencapai luas 500 hektare.

“Namun kami sebagai develover akan terus mengikuti program-program dari pemerintah untuk membangun rumah, sehingga hasilnya dapat dirasakan masyarakat,” jelas dia.

Menurut dia, sejak dibangun menjadi kawasan perkantoran, banyak sekali perubahan yang terjadi. Banyak sekali manfaat yang dirasakan selain perkembangan perumahan yang semakin pesat.

H Anwar Hadimi, Ketua DPD REI Kalsel mendukung pendapat H Hamdi itu. "Dengan dibangunnya perkantoran pemprov di Banjarbaru, ternyata menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk berinvestasi tanah. Apalagi kita mampu membangun di areal yang tak sedikit,” sebutnya.

Selain itu, potensi di sekitar lingkungan perkantoran merupakan daerah potensial yang sangat mungkin digarap. "Beruntunglah pengembang yang mampu manangkap potensi bisnis di daerah itu,” ujar H Anwar Hadimi.

DPD REI Kalsel sendiri akan terus mendorong pemerintah agar terus mengembangkan sektor industri.

"Saya yakin dengan tata ruang yang bagus dan pemprov berani mencanangkan 500 hingga 1.000 hektar untuk lahan industri, tidak menutup kemungkinan industri di Jawa akan masuk ke Kalsel berupa investasi,” sebutnya. [mor]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
0 Komentar
Belum ada komentar untuk berita ini.
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER