Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Maret 2019 | 03:07 WIB

Pertaruhan 'Dream Team' PPP Songsong 2014

Oleh : R Ferdian Andi R | Senin, 25 Juli 2011 | 22:31 WIB

Berita Terkait

Pertaruhan 'Dream Team' PPP Songsong 2014
Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali - inilah.com/Agus Priatna

INILAH.COM, Jakarta - Pengurus harian DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) periode 2011-2015 telah diumumkan oleh Formatur PPP. Janji kejutan yang bakal dihadirkan dalam kepengurusan baru tidak dijumpai. Jargon rumah besar umat Islam menjadi pertaruhannya.

Sebanyak 55 nama yang masuk Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP telah diumumkan oleh formatur yang dihasilkan Muktamar VII PPP. Selain itu, Formatur juga mengumumkan Majelis Pertimbangan Partai, Majelis Pakar, Majelis Syariah dan Mahkamah Partai.

"Pengurus yang diumumkan tentu adalah hasil akhir yang dicapai formatur. Tentu ada yang senang, ada juga yang tidak senang," ujar Ketua Formatur yang juga Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali di Kantor DPP PPP, Senin (25/7/2011).

Formasi pengurus harian DPP PPP periode 2011-2015 ini berbeda dengan periode sebelumnya. Setidaknya kepengurusan ini memiliki empat wakil ketua umum, 23 ketua, satu Sekjen, 23 wakil Sekjen, satu bendahara umum, dan dua wakil bendahara umum. "Kepengurusan ini juga terwakili unsur keterwakilan 30% atau 17 orang yang menempati posisi pengurus harian," terang Suryadharma.

Tidak hanya itu, Suryadharma juga mengklaim, kepengurusan kali ini juga mengakomodasi kelompok muda. Dia menyebutkan mayoritas pengurus harian DPP PPP berusia di bawah usia 50 tahun. Selain hal tersebut, Suryadharma juga menyebutkan struktur baru ini mengakomodasi banyak elemen ormas Islam. "Ini juga merepresentasikan rumah besar umat Islam. Berbagai ormas diakomodasi di kepengurusan," klaim Surya.

Kepengurusan DPP PPP ini juga mengkonfirmasi informasi sebelumnya yang beredar, Sekretaris Jenderal diisi oleh M Romahurmuziy alias Romi. Menariknya, formasi ini di luar pakem sebelumnya yang selalu dikombinasikan dari berbagai unsur di PPP yang merepresentasikan partai saat fusi di awal pendirian PPP.

Suryadharma Ali dan Romi keduanya sama-sama berasal dari unsur NU. "Unsur di PPP sudah melemah. Yang dilihat saat ini siapa yang bisa bekerja," jawab Suryadharma saat dikonfirmasi mengapa menempatkan Romi sebagai Sekjen.

Selain itu, pesaing Suryadharma saat Muktamar VII PPP awal Juli lalu yakni Akhmad Muqowam dan Ahmad Yani tidak masuk dalam kepengurusan harian DPP PPP. Akhmad Muqowam didapuk sebagai Wakil Ketua Dewan Pertimbangan PPP, sedangkam Ahmad Yani didaulat sebagai Sekretaris Dewan Pakar PPP. Kedua pos tersebut dalam kenyataannya tak memiliki peran nyata di partai alias hanya aksesori.

Namun, Suryadharma membantah bila kedua pesaingnya tersebut ditempatkan di pos aksesori. Dia menegaskan semua pos di DPP PPP, termasuk yang ditempati Ahmad Yani dan Akhmad Muqowam bukan sebagai aksesori. "Kami tidak memgasumsikan mereka ditempatkan di pos aksesori. Namun kami berharap semua di DPP dapat menyumbang PPP," cetus Suryadharma.

Menariknya, di deretan jajaran Ketua DPP PPP, terdapat istri Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali yakni Wardhatul Asriah. Namanya didapuk sebagai salah satu Ketua DPP PPP periode 2011-2015. Selain itu, ada juga istri Ketua MUI KH Ma'ruf Amien yakni Ma'rifah Ma'ruf Amin sebagai Wakil Bendahara Umum DPP PPP.

Di jajaran anak muda, selain Romi di posisi Sekjen, ada pula nama Ghozi al-Fatih yang sebelumnya dikenal sebagai aktivis PMII. Selain itu, Ghozi juga dikenal sebagai Asisten Pribadi mantan Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi. Ada juga Ghozali Harahap, mantan Sekjen PB PMII era Nusron Wahid didapuk sebagai Wakil Sekjen DPP PPP.

Meski mendapat banyak kritik, Suryadharma Ali tetap percaya diri. Ketika disinggung tentang tidak ada kejutan di struktur kepengurusan DPP PPP, dia berseloroh. "Kejutannya di Pemilu 2014," tandas Suryadharma Ali. [mdr]

Komentar

x