Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 24 Maret 2019 | 02:54 WIB

1 Agustus 2011, Indonesia Stop Kirim TKI Ke Arab

Oleh : Suriani | Senin, 25 Juli 2011 | 21:24 WIB

Berita Terkait

1 Agustus 2011, Indonesia Stop Kirim TKI Ke Arab
inilah.com/Wirasatria

INILAH.COM, Makassar - Penghenteian sementara (moratorium) pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) khusus untuk pembantu rumah tangga (PRT) akan berlaku efektif mulai 1 Agustus 2011.

Kebijakan itu diberlakukan menyusul banyaknya kasus pidana bagi pekerja Indonesia yang mendapat hukuman maksimal atau mati. "Ke Saudi, kita mulai 1 Agustus 2011, sejak 1 Agustus tidak boleh lagi ada yang bekerja di sektor PRT, yang lain boleh," kata Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhamimin Iskandar usai menghadiri Harlah ke-13 PKB Sulawesi Selatan, Senin (25/7/2011).

Menurut Muhaimin, moratorium yang dikeluarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini telah disampaikan ke pihaknya, Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Imigrasi, agar menghentikan segala persuratan bagi TKI PRT yang hendak ke Arab Saudi. Namun, bagi tenaga kerja selain PRT dan formal tetap berjalan.

Selama ini, lanjutnya, TKI Indonesia sulit untuk mendapatkan perlindungan karena mereka tidak menetap pada suatu daerah atau negara tujuan. Terkadang, mereka membuat kelengkapan berkas sebagai TKI di negara tertentu, akan tetapi, sesampai di negara itu, mereka memutuskan untuk pindah ke negara tetangga.

"Yang jadi masalah, TKI kita yang berangkat ke Saudi, setelah sampai Saudi pergi lagi ke Eropa bahkan ada yang sampai Rusia, itu kemudian tidak tertangani dan terlindungi," terang Ketua Umum PKB ini.

Untuk itu,ia menambahkan ke depan, bagi TKI yang akan berangkat menuju satu negara, hanya akan diberikan surat untuk satu negara. "Misalnya. nanti TKI kita yang pergi ke Malaysiatidak bisa ke Timur Tengah, jadi hanya satu arah saja. Misalnya, kalau mau ke Malaysia, ya kesana saja, terus kalau mau ke Saudi lagi harus izin di kedutaan kita di sana," paparnya.

Selain moratorium ke Arab Saudi, Muhaimin mengungkapkan moratorium yang dilaksankan yakni ke Malaysia, Saudi, Kuait, Yordania. Untuk sektor PRT, Indonesia sudah menjalankannnya sejak dua tahun lalu khusus PRT, dan akan segera dibuka dalam waktu dekat.

"Untuk negara Kuwati, belum ada rencana untuk mengirim TKI kesana karena belum ada kabar terkait perlindungan TKI kita, jadi belum ada rencana membuka," tandasnya.[iaf]

Komentar

x