INILAH.COM, Jakarta - Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani diduga kuat memiliki hasrat tinggi untuk mencalonkan diri sebagai presiden atau wakil presiden pada Pilpres 2014.
Pernyataan Sri Mulyani tentang tiga partai besar di Indonesia kerap memanipulasi pemerintah merupakan pernyataan 'bermata pedang'.
”Sosok Sri Mulyani menjadi alternatif ketika terjadi deparpolisasi, jadi apa yang dikatakan Sri Mulyani bentuk pernyataan politis yang dikemukan seorang pesaing 2014,“ ucap pengamat politik Charta Politika, Yunarto Wijaya usai diskusi polemik Trijaya dengan tema ' Ironi negeri ini' di Warung daun Cikini, Jakarta, Sabtu (16/7/2011).
Meski tak menyebut nama tiga partai besar tersebut, namun Sri Mulyani sudah menggiring logika masyarakat untuk menghakimi ketiga partai besar tersebut.
”Ini jadi tanda tanya siapa partainya kalau gunakan logika semua orang tahu tiga partai besar itu siapa. Memang tiga partai ini yang kuasai legislatif dan berpengaruh, saya pikir jelas,“ beber Yunarto.
Seperti diketahui dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi Bloomberg dan dikutip situs srimulyani.net, mantan Menteri Ketuangan Sri Mulyani mengatakan tiga partai besar di Indonesia memanipulasi pemerintah.
Tiga partai ini memiliki pengaruh besar di Indonesia, bisa mempengaruhi kebijakan, memanipulasi pemerintah, menguntungkan diri sendiri dan mengatur dunia politik di Indonesia. [mah]