Kamis, 17 Mei 2012 | 10:38 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Ketika Sri Mulyani 'Bernyanyi' di Luar Negeri
Headline
Sri Mulyani Indrawati - inilah.com/Wirasatria
Oleh: Ajat M Fajar
nasional - Sabtu, 16 Juli 2011 | 11:28 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Sutan Bhatoegana berang mendengar pernyataan mantan Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenai tiga partai besar di Indonesia.

Sutan menantang Sri Mulyani segera kembali ke Indonesia dan membeberkan bukti-bukti tudingannya bahwa tiga partai besar telah memanipulasi kebijakan pemerintah dan menguntungkan diri sedniri.

"Karena ngomong di luar negeri dia (Sri Mulyani) berani, coba kalau di sini mana berani," ujar Sutan kepada INILAH.COM, Sabtu (16/7/2011).

Namun demikian Sutan tidak mau berpolemik lebih jauh mengenai tudingan tersebut karena nantinya akan semakin memperkeruh suasana.

Tudingan tersebut dinilai Sutan hanyalah masukkan untuk partai-partai besar dan pemerintahan Indonesia. "Mungkin ini jadi kritikan saja, jadi tidak usah ribut-ribut," imbuhnya.

Sutan mengatakan, dari segala kebijakan yang ada di Indonesia tidak lepas dari andil Sri Mulyani yang pernah berada di pemerintahan sewaktu itu. Sehingga hal itu tidak bisa disalahkan sepihak saja. "Itu yang dialami bu Ani itu sudah terjadi," pungkasnya.

Seperti diketahui dalam sebuah wawancara dengan salah satu stasiun televisi Bloomberg dan dikutip situs srimulyani.net, mantan Menteri Ketuangan Sri Mulyani mengatakan tiga partai besar di Indonesia memanipulasi pemerintah.

Tiga partai ini memiliki pengaruh besar di Indonesia, bisa mempengaruhi kebijakan, memanipulasi pemerintah, menguntungkan diri sendiri dan mengatur dunia politik di Indonesia. [mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
1 Komentar
sabar wae
Sabtu, 16 Juli 2011 | 20:21 WIB
Bentuk kekecewaan intelektual yang berdampak pada terbongkarnya kebusukan yang terjadi didalam negeri ....
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.