Selasa, 23 September 2014 | 07:17 WIB
Follow Us: Facebook twitter
Chasan Sochib Dimakamkan Secara Militer
Headline
IST
Oleh:
nasional - Kamis, 30 Juni 2011 | 12:32 WIB
Berita Terkait

INILAH.COM, Serang- Ribuan pelayat mengiringi pemakaman Prof H Tb Chasan Sochib, tokoh jawara Banten yang juga ayahanda Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Sesepuh Partai Golkar Banten ini akan dimakamkam di Komplek Pemakaman Keluarga Ratu Kampung Baru, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.

Sebelum diberangkatkan ke kampung halamannya di Kampung Sampiran, Desa Pasanggrahan, tokoh pejuang 45 ini terlebih dahulu disemayamkan di rumah duka di Ciceri, Kota Serang.

Sekitar pukul 10.30 WIB, almarhum disalatkan di Masjid Hadal Masjid Ming Fadlil Wajid, Kampung Sampiran. Usai disalatkan, almarhum langsung dibawa ke komplek pemakaman.

Prosesi pemakaman tokoh Pejuang 45 ini dilakukan secara militer. Hadir dalam acara pemakaman keluarga besar Prof H Tb Chasan Sochib, sesepuh dan tokoh agama Banten, Musipda Pemprov Banten, Kota Serang, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kota Cilegon dan Tangerang Selatan, tokoh partai dan ketua organisasi dan para pendekar Banten.

Seperti diberitakan sebelumnya, Prof H Tb Chasan Sochib (81), tokoh pendekar Banten yang juga ayahanda dari Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, Kamis (30/6/2011) sekitar pukul O4.00 WIB meninggal dunia di RS Sari Asih Kota Serang akibat serangan jantung serta komplikasi penyakit yang dideritanya. [pkm/mah]

Dapatkan berita populer pilihan Anda gratis setiap pagi di sini atau akses mobile langsung http://m.inilah.com via ponsel dan Blackberry !. Kini hadir www.inilah.com di gadget Anda , dapatkan versi Android di Google Play atau klik http://ini.la/android dan versi Iphone di App Store atau klik http://ini.la/iphone
2 Komentar
pedulibanten
Jumat, 1 Juli 2011 | 10:04 WIB
Oops seorang raja kecil yg dapat mengupayakan cara apapun demi mendapatkan kekuasaannya, seorang profesor yg tidak jelas kontribusinya utk pendidikan dan tidak jelas mendapatkannya, seorang penganut nepotisme dan oligarki ulung yg dipaksakan legal telah meninggal dan dimakamkan dg cara militer? lebaaaaaaay d please!!!! sayang anggaran utk upacara militernya....semoga kekhilafannya atas masy. banten dapat perhitungan adil oleh Allah, dan semoga amal ibadahnya diterima oleh Allah.amin
Suhendar, S.Hut
Kamis, 30 Juni 2011 | 18:30 WIB
semoga dimasa selanjutnya rakyat banten lebih tenang dan lebih merasakan betapa nikmatnya demokrasi dan keadilan, tidak lagi dengan hukum jawara (jahat, wanita, rakus), amin
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Komentar :
Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab.
INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.
Gunakan layanan gravatar untuk menampilkan foto anda.
BERITA LAINNYA
BERITA POPULER